Kompas.com - 09/06/2021, 15:29 WIB
Sejumlah tenaga kesehatan, relawan hingga aktivis kemanusiaan berada di Kantor Baznas Bangkalan untuk menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (9/6/2021). DOK. RS Lapangan IndrapuraSejumlah tenaga kesehatan, relawan hingga aktivis kemanusiaan berada di Kantor Baznas Bangkalan untuk menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (9/6/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Seluruh elemen masyarakat diajak bersama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Relawan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Radian Jadid.

Radid menjelaskan, pihaknya mengajak masyarakat bergotong royong dan bekerja sama menanggulangi pandemi Covid-19, utamanya dari sisi pendekatan non-medis.

Di tengah situasi yang mencekam di Bangkalan, Jadid bersama relawan mendatangi Kabupaten Bangkalan untuk berkoordinasi dengan Baznas Bangkalan dalam merencanakan bantuan penanganan Covid-19.

Baca juga: Kebanyakan Warga Bangkalan Takut Tes Usap dan Takut Diisolasi

"Di Bangkalan, kami melakukan pemetaan kondisi lingkungan serta potensi yang bisa didayagunakan untuk membantu penangan pandemi Covid-19 di 4 kecamatan yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Bangkalan," kata Jadid saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

RSLI pun berupaya merancang aktivitas yang bisa dikolaborasikan dengan masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apabila direkomendasikan dan difasilitasi oleh Baznas Bangkalan, Jadid ingin memberikan perubahan dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

"Beberapa relawan lainnya sudah berinisiatif menggandengkan potensi (penanganan kesehatan non-medis) yang ada di masyarakat. Kami harap ini bisa memberikan perubahan berarti, khususnya dalam percepatan penanggulangan Covid-19," ujar Jadid.

Baca juga: Warga Surabaya yang Datang dari Bangkalan atau Habis Bertamu di Sana, Akan Kita Tracing

 

Ilustrasi virus coronaSHUTTERSTOCK/ker_vii Ilustrasi virus corona
Sementara itu, Perwakilan Aktivis Kemanusiaan Jatim Nadia Bafagih menjelaskan, edukasi kepada masyarakat awam terkait Covid-19, dinilai penting.

Menurutnya, masyarakat harus disadarkan kembali mengenai pentingnya menjaga diri dan keluarga untuk terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Apalagi di 4 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Covid-19 kian menyebar. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kota Bangkalan, Arosbaya, Geger, dan Klampis.

"Kondisi sedemikian rupa memang harus mendapatkan percepatan penanganan. Mengingat, situasi darurat ini membutuhkan peran dan dukungan dari banyak pihak di luar paramedis, fasilitas kesehatan, hingga tenaga kesehatan setempat," ujar Nadia.

Baca juga: Hanya Tersedia 16 Menit untuk Menyelamatkan Diri jika Tsunami Mengempas Pantai Selatan Blitar

Nadia menyebutkan, kebutuhan yang cukup mendesak saat ini adalah mengedukasi masyarakat secara intensif untuk bersedia menggunakan masker.

Tak hanya itu, mengubah paradigma yang ada dalam masyarakat bahwa Covid-19 tidak nyata juga penting dilakukan.

Kemudian, mengubah jargon yang seringkali digaungkan bahwa masyarakat Madura sakti dan kebal dari Covid-19.

"Dengan kondisi kejadian luar biasa Covid-19 di Bangkalan, hendaknya dijadikan koreksi dan instrospeksi diri bagi masyarakat yang masih meragukannya," kata dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ini Wejangan Khofifah kepada Pemkab dan Masyarakat Bangkalan

 

Ilustrasi Covid-19KOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Covid-19
Dengan kultur yang ada di Bangkalan, pelibatan dan pengutamaan Baznas Bangkalan sebagai garda depan dalam pelaksanaan berbagai program tersebut dinilai Nadia sebagai opsi yang tepat.

Koordinasi para tokoh agama di pondok pesantren, ustaz, modin, hingga beragam tokoh masyarakat di kampung-kampung diharapkan tak hanya menjadi wacana, tapi juga dijalankan.

Nadia menginginkan, masyarakat juga berupaya melakukan penguatan dan peningkatan imunitas melalui asupan makanan bergizi serta rasa gembira.

Dengan begitu, ia meyakini hal itu dapat berkontribusi bagi ketangguhan masyarakat menghadapi Covid-19 di Jatim, khususnya di Bangkalan.

"Harapannya, pekan depan sudah bisa dimulai. Perencanaan ini akan dituntaskan dalam pekan ini," ujar Nadia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sahnan, Guru Ngaji Penyandang Disabilitas di Lombok Tengah: Terima Kasih Pembaca Kompas.com...

Sahnan, Guru Ngaji Penyandang Disabilitas di Lombok Tengah: Terima Kasih Pembaca Kompas.com...

Regional
Heboh Warga Bubarkan Acara Kontes Kecantikan Transgender di Polewali Mandar, Ini Faktanya

Heboh Warga Bubarkan Acara Kontes Kecantikan Transgender di Polewali Mandar, Ini Faktanya

Regional
Bertemu Khofifah, Pembalap Moto3 Mario Aji: Saya Berharap Pembalap Liar Difasilitasi Bakatnya...

Bertemu Khofifah, Pembalap Moto3 Mario Aji: Saya Berharap Pembalap Liar Difasilitasi Bakatnya...

Regional
Tinjau Program Pengembangan Sepak Bola Surabaya-Liverpool, Ini Kata Dubes Inggris

Tinjau Program Pengembangan Sepak Bola Surabaya-Liverpool, Ini Kata Dubes Inggris

Regional
24.563 Petani di Situbondo Dapat Pupuk Urea Gratis, Masing-masing Terima 50 Kilogram

24.563 Petani di Situbondo Dapat Pupuk Urea Gratis, Masing-masing Terima 50 Kilogram

Regional
Cerita Office Boy Dapat Hadiah BMW Seharga Rp 700 Jutaan, Gara-gara Jauh ke ATM

Cerita Office Boy Dapat Hadiah BMW Seharga Rp 700 Jutaan, Gara-gara Jauh ke ATM

Regional
Penderita HIV/AIDS di Jatim Capai 2.526 Orang, Surabaya Tertinggi dengan 323 Kasus

Penderita HIV/AIDS di Jatim Capai 2.526 Orang, Surabaya Tertinggi dengan 323 Kasus

Regional
Kronologi Pencuri Jambret Kalung Emas Warga dan Tinggalkan Motor karena Terjebak Gang Buntu

Kronologi Pencuri Jambret Kalung Emas Warga dan Tinggalkan Motor karena Terjebak Gang Buntu

Regional
Protes Buruh Perkebunan Jember: Penuhi Hak-hak Kami, Gaji Kami Sesuai UMK

Protes Buruh Perkebunan Jember: Penuhi Hak-hak Kami, Gaji Kami Sesuai UMK

Regional
Kecewa soal Pernyataan Dana Rp 12 Triliun Mengendap di Bank, Gubernur Papua Minta Menkeu Sri Mulyani Klarifikasi

Kecewa soal Pernyataan Dana Rp 12 Triliun Mengendap di Bank, Gubernur Papua Minta Menkeu Sri Mulyani Klarifikasi

Regional
Pelaku Bunuh Diri di Lapas, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu Mertua Bupati Lamongan

Pelaku Bunuh Diri di Lapas, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu Mertua Bupati Lamongan

Regional
[POPULER NUASNTARA] Panitia Pembangunan Musala Dapat Sumbangan Uang Mainan | Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan

[POPULER NUASNTARA] Panitia Pembangunan Musala Dapat Sumbangan Uang Mainan | Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan

Regional
Panti Pijat 'Plus-plus' di Tangerang Digerebek, Ternyata Jual Wanita ke Pria Hidung Belang

Panti Pijat "Plus-plus" di Tangerang Digerebek, Ternyata Jual Wanita ke Pria Hidung Belang

Regional
Serang Polisi Saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Pinrang Sulsel Ditembak

Serang Polisi Saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Pinrang Sulsel Ditembak

Regional
Anggota Dewan yang Tepergok Selingkuh Dilaporkan ke Badan Kehormatan DRPD Lembata

Anggota Dewan yang Tepergok Selingkuh Dilaporkan ke Badan Kehormatan DRPD Lembata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.