Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Sita Sebuah Apartemen di Bali

Kompas.com - 08/06/2021, 18:26 WIB

BALI, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyita satu unit apartemen di Kuta, Badung, Bali, pada Selasa (8/6/2021).

Apartemen yang disita terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero).

Baca juga: Bebas dari Penjara, Kuasa Hukum Pastikan Jerinx Akan Tetap Menyampaikan Kritik

Kejagung juga dibantu Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung dalam melakukan proses penyitaan.

"Penyitaan aset terduga pelaku tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012-2019," kata Kepala Kejaksaan Negeri Badung, I Ketut Maha Agung dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (8/6/2021).

Agung menuturkan, penyitaan aset itu dilakukan berdasarkan surat perintah dari jaksa agung muda bidang tindak pidana khusus (Jampidsus).

Surat perintah tersebut menugaskan kepada beberapa jaksa pada Kejagung untuk melakukan penyitaan aset.

Ia juga menegaskan, penyitaan itu dilakukan berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Denpasar yang memberikan izin khusus kepada penyidik untuk melakukan penyitaan.

Apartemen yang disita memiliki sertifikat, dengan hak seluas 48,23 meter persegi. Aset ini terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

"Diduga terkait dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka IWBS," terangnya.

Agung menyampaikan, sebalum melakukan penyitaan, Kejagung dengan bantuan tim dari Kejari Badung telah melakukan pelacakan aset.

Baca juga: Temuan BPK, Dana Covid-19 Pemkab Jember Senilai Rp 107 M Tak Bisa Dipertanggungjawabkan

Pelacakan itu terkait tindak pidana sehubungan dengan penyidikan perkara tindak pidana korupsi PT Asabri dan atas tindak lanjutnya kini telah dilakukan penyitaan.

"Konsistensi dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi inilah bentuk komitmen dari Kejaksaan RI dalam memberantas tindak pidana korupsi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Diduga Hendak Tawuran di Kota Serang, 41 Pelajar Asal Cikupa Diamankan

Regional
UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Jadi Rp 2,040 Juta

Regional
4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

4 Pelaku Penyerangan dan Perusakan Masjid Al Markaz Maros Ditangkap, 3 Buron

Regional
1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

1.000 Siswa Jalani Imunisasi Polio di Pidie Aceh

Regional
Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Tiba di Jayapura, Wapres akan Kunjungi 2 Provinsi Baru di Papua

Regional
Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Rusun Keuskupan Larantuka Senilai Rp 22,3 Miliar Siap Dihuni

Regional
IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

IDI Sumbar Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law yang Dibahas DPR

Regional
Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Anak Kedua Diduga Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya di Magelang, Campur Racun ke Minuman Teh dan Kopi

Regional
Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Salah Gunakan Narkoba, 7 Polisi di Babel Dipecat dengan Tidak Hormat

Regional
UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

UMP Sulut 2023 Naik Jadi Rp Rp 3.485.000, Gubernur Minta Pengusaha Ikuti Ketetapan

Regional
Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Ganjar Ungkapkan Tak Disukai Teman karena Minta Mereka Mengurus Izin Tambang Galian C

Regional
Naik Dango, Tradisi Suku Dayak Kanayatn: Asal-usul, Tujuan, dan Pelaksanaan

Naik Dango, Tradisi Suku Dayak Kanayatn: Asal-usul, Tujuan, dan Pelaksanaan

Regional
Sengketa Lahan di Mandalika, Puluhan KK Serahkan Data Tanah ke Biro Hukum NTB

Sengketa Lahan di Mandalika, Puluhan KK Serahkan Data Tanah ke Biro Hukum NTB

Regional
Curi Akuarium dan Sepeda di Rumah Warga, Siswa SMA di Kupang Ditangkap

Curi Akuarium dan Sepeda di Rumah Warga, Siswa SMA di Kupang Ditangkap

Regional
20 Satwa Endemik Dilepasliarkan ke Habitatnya di Pulau Seram

20 Satwa Endemik Dilepasliarkan ke Habitatnya di Pulau Seram

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.