Menkes Puji Kinerja Khofifah, Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan: Terima Kasih Sudah Kompak Tangani Covid-19

Kompas.com - 08/06/2021, 16:25 WIB
Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin dan Ganip Warsito Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memonitoring di Pos penyeketan Jembatan Suramadu sisi Surabaya, dan Mengunjungi Pemkab Bangkalan, Selasa (08/06/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISMenteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin dan Ganip Warsito Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat memonitoring di Pos penyeketan Jembatan Suramadu sisi Surabaya, dan Mengunjungi Pemkab Bangkalan, Selasa (08/06/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com, Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Budi Gunadi Sadikin mendatangi posko penyekatan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) arah Surabaya pada Selasa (8/6/2021) siang.

Menkes didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi serta rombongan.

Budi mengapresiasi kinerja Gubernur Jatim, Walikota Surabaya, dan Bupati Bangkalan yang dinilai kompak dalam menangani kasus Covid-19  dan antisipasi penyebaran Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut harus ditangani secara benar dan sigap agar penyebaran virus Covid-19 tak menyebar ke daerah lain.

"Saya terimakasih pada bu gubernur, bupati, pak wali kota karena sudah kompak. Saya percaya kalau ini bisa dikerjakan bersama-sama, harus bisa," kata Budi, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Viral, Video Pria Asal Madura Tantang Duel Petugas, Menolak Dites Swab di Pos Penyekatan Suramadu

Budi Gunadi menuturkan, rumah sakit di Kabupaten Bangkalan harus mendapat bantuan dari daerah sekitar, dalam hal ini yang terdekat adalah Kota Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga menganggap, penanganan pasien Covid-19 asal Madura yang masuk ke kota pahlawan dan telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit rujukan sudah menjadi opsi yang tepat.

"Dilanjut dulu supaya tekanannya enggak besar, yang sakit dibawa ke Surabaya, itu udah membantu. Kan di Surabaya kapasitasnya bagus, nakes, perawat, obat-obatan, ventilator udah kita catat. Sehingga, tingkat tekanannya berkurang dan nakes nggak usah terlalu keras kerjanya. Itu yang di sisi hilir, yang di hulu yang penting mengurangi penularan," ucap dia.

Baca juga: Pria yang Menolak Tes Swab dan Tantang Duel Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Minta Maaf

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Kades: Mereka Takut Tertular karena...

Warga Tolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Kades: Mereka Takut Tertular karena...

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, PKL di Kota Magelang Sudah Boleh Sediakan Meja dan Kursi

PPKM Level 4 Diperpanjang, PKL di Kota Magelang Sudah Boleh Sediakan Meja dan Kursi

Regional
Perusahaan di Banten Ini Beri Hadiah Voucher Belanja hingga iPhone agar Ribuan Karyawannya Tertarik Ikut Vaksinasi Covid-19

Perusahaan di Banten Ini Beri Hadiah Voucher Belanja hingga iPhone agar Ribuan Karyawannya Tertarik Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Sosok Akidi Tio, Dermawan Asal Aceh yang Sumbang Rp 2 T Bagi Korban Pandemi Covid-19

Sosok Akidi Tio, Dermawan Asal Aceh yang Sumbang Rp 2 T Bagi Korban Pandemi Covid-19

Regional
Lapak Bekas Pasar yang Disewanya Digusur, Eda Langsung Lemas: Entah Akan Tidur di Mana Malam Ini...

Lapak Bekas Pasar yang Disewanya Digusur, Eda Langsung Lemas: Entah Akan Tidur di Mana Malam Ini...

Regional
Terdampak PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Banyuwangi: Jangankan Bantuan, Ditanya Saja Enggak

Terdampak PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Banyuwangi: Jangankan Bantuan, Ditanya Saja Enggak

Regional
Anggaran Belanja Tak Terduga Solo Naik Jadi Rp 110 M, Ini Penjelasan Gibran

Anggaran Belanja Tak Terduga Solo Naik Jadi Rp 110 M, Ini Penjelasan Gibran

Regional
Terkejut Lapaknya Didobrak dan Digusur Petugas Saat Kupas Bawang, Pedagang Pasar Ini Meninggal

Terkejut Lapaknya Didobrak dan Digusur Petugas Saat Kupas Bawang, Pedagang Pasar Ini Meninggal

Regional
Modus Bansos, Pria Ini Gasak Harta Kakek 85 Tahun

Modus Bansos, Pria Ini Gasak Harta Kakek 85 Tahun

Regional
Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Regional
Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Regional
Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Regional
Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Regional
Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Regional
Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X