172 Personel Polda NTT Diterjunkan Amankan Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Sabu Raijua

Kompas.com - 08/06/2021, 16:14 WIB
Latihan anjing pelacak yang akan diterjunkan ke Kabupaten Sabu Raijua untuk pengamanan pemungutan suara ulang KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERELatihan anjing pelacak yang akan diterjunkan ke Kabupaten Sabu Raijua untuk pengamanan pemungutan suara ulang

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 172 personel Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), diterjunkan ke Kabupaten Sabu Raijua, untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) yang akan digelar 7 Juli 2021 mendatang.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna, mengatakan, ratusan personel Polda itu diterjunkan untuk mendukung pengamanan PSU bersama Polres Sabu Raijua.

Sebanyak 172 orang personel Polda NTT, lanjut Krisna, diambil dari Satuan kerja Mapolda NTT, atas perintah Kapolda.

“Kapolda NTT telah mengeluarkan surat perintah (Sprint) yang tertuang dalam nomor Sprin/553/V/Ops.2/2021 yang ditandatangani pada tanggal 28 Mei 2021 lalu," ujar Krisna kepada Kompas.com, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Viral, Video Pria Asal Madura Tantang Duel Petugas, Menolak Dites Swab di Pos Penyekatan Suramadu

Ratusan personel yang dikirim itu, melaksanakan latihan pengendalian massa setiap hari setelah pelaksanaan apel pagi.

Tidak ketinggalan juga unit K9 (anjing pelacak) Direktorat Samapta juga dilibatkan dalam latihan yang digelar di lapangan Mapolda NTT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegiatan latihan ini lanjut Krisna, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam rangka menghadapi pengamanan PSU Pilkada di wilayah Kabupaten Sabu Raijua.

Latihan Dalmas ini juta kata dia, untuk mengantisipasi pengamanan massa dalam menghadapi PSU Sabu Raijua nanti.

"Persiapan antisipasi jika terjadi demo massa, baik pada tahapan pemungutan suara maupun pasca pemungutan suara," kata dia. 

Baca juga: Pria yang Menolak Tes Swab dan Tantang Duel Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Minta Maaf

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Regional
Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Regional
Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Regional
Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Regional
Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Regional
Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Regional
Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Regional
Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.