Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Blora Larang Warga Gelar Hajatan

Kompas.com - 07/06/2021, 23:08 WIB
Bupati Blora bersama jajaran Forkompinda lakukan rakor terkait penanganan kasus Covid-19 di Blora, Senin (7/6/2021) Dok. Prokompim Kabupaten BloraBupati Blora bersama jajaran Forkompinda lakukan rakor terkait penanganan kasus Covid-19 di Blora, Senin (7/6/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, melarang adanya kegiatan berskala besar, seperti hajatan dan hiburan sedekah bumi.

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Hajatan dilarang untuk desa zona merah dan oranye. Begitu juga dengan hiburan sedekah bumi, seminimal mungkin agar tidak menimbulkan kerumunan. Kita tekankan protokol kesehatan tetap dipatuhi," ucap Bupati Blora Arief Rohman kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Baca juga: 35 Warga Desa Balongsari Blora Terpapar Covid-19

Berdasarkan hasil rapat yang dilakukan bersama jajaran Forkompinda (Forum komunikasi pimpinan daerah) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kata Arief, larangan adanya hajatan dan sedekah bumi akan ditindaklanjuti dengan membuat surat keputusan.

"Teknisnya akan kita atur lebih detail dalam SK Bupati yang akan diteruskan ke seluruh camat, kades dan unsur TNI Polri agar nanti dapat disosialisasikan hingga lapis bawah," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, lonjakan kasus tersebut tidak terlepas dari adanya klaster hajatan yang terjadi di Desa Balongsari Kecamatan Banjarejo.

Dari 50 orang yang di-swab PCR tahap pertama, hasilnya 35 orang positif Covid-19.

Sedangkan 41 orang yang menjalani swab PCR tahap kedua, hasilnya belum keluar karena masih menunggu hasil dari Solo dan Semarang.

Baca juga: Kepala BNPB Soroti Penyebab Angka Kematian Covid-19 di Blora Tinggi

Dikatakan Arief Rohman, antisipasi lonjakan Covid-19 juga dilakukan usai dirinya mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Pak Gubernur sudah mewanti-wanti agar Blora bisa meningkatkan kewaspadaan, mengingat tetangga kita sudah masuk zona merah. Jangan sampai Blora ikut merah, protokol kesehatan harus lebih kita perketat untuk mencegah penularan. Apalagi Sabtu lalu Panglima TNI dan Kapolri datang langsung ke Blora terkait hal ini,” ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto, Jagung Bantuan Jokowi Akan Tiba di Blitar Hari Ini

Usai Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto, Jagung Bantuan Jokowi Akan Tiba di Blitar Hari Ini

Regional
Kota Banjarmasin Mulai Gelar PTM Terbatas, Siswa yang Sakit Dilarang ke Sekolah

Kota Banjarmasin Mulai Gelar PTM Terbatas, Siswa yang Sakit Dilarang ke Sekolah

Regional
Komplotan Penipu di Bandara YIA Ditangkap, Berkedok Jual Berlian

Komplotan Penipu di Bandara YIA Ditangkap, Berkedok Jual Berlian

Regional
Gangguan Jaringan Internet Telkomsel di Samarinda, Warga Mengeluh Kerjaan Terganggu: Lelet Banget

Gangguan Jaringan Internet Telkomsel di Samarinda, Warga Mengeluh Kerjaan Terganggu: Lelet Banget

Regional
Menipu Berkedok Jualan BBM, Briptu JS Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Orangtua

Menipu Berkedok Jualan BBM, Briptu JS Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Orangtua

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Pria Misterius Penuh Luka di Sungai Serang, Ini Ciri-cirinya

Kronologi Penemuan Mayat Pria Misterius Penuh Luka di Sungai Serang, Ini Ciri-cirinya

Regional
Jelang World Superbike, NTB Butuh Tambahan 1,3 Juta Vaksin Covid-19

Jelang World Superbike, NTB Butuh Tambahan 1,3 Juta Vaksin Covid-19

Regional
4 Fakta Bus Pariwisata Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling di Gunungkidul

4 Fakta Bus Pariwisata Rombongan Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling di Gunungkidul

Regional
Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Brebes Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Brebes Rusak

Regional
Dinilai Efektif Tekan Jumlah Kendaraan, Ganjil Genap di Puncak Cianjur Akan Diberlakukan Setiap Akhir Pekan

Dinilai Efektif Tekan Jumlah Kendaraan, Ganjil Genap di Puncak Cianjur Akan Diberlakukan Setiap Akhir Pekan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu-ibu Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto | Bus yang Angkut Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling

[POPULER NUSANTARA] Ibu-ibu Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto | Bus yang Angkut Pegawai RSUD Kota Semarang Terguling

Regional
Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Ganjil Genap di Bali Diterapkan Akhir September, Kendaraan Tak Sesuai Kena Sanksi Putar Balik

Ganjil Genap di Bali Diterapkan Akhir September, Kendaraan Tak Sesuai Kena Sanksi Putar Balik

Regional
Mayat Penuh Luku Ditemukan Mengapung di Sungai Serang Kulon Progo

Mayat Penuh Luku Ditemukan Mengapung di Sungai Serang Kulon Progo

Regional
Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.