Ini Identitas 14 Korban Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang

Kompas.com - 06/06/2021, 22:05 WIB
Mobil pikap rombongan wisatawan asal Majalengka masuk jurang dalam perjalanan menuju objek wisata Buricak Burinong Waduk Jatigede, Sumedang, Minggu (6/6/2021). Dok. Polsek Cisitu/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHMobil pikap rombongan wisatawan asal Majalengka masuk jurang dalam perjalanan menuju objek wisata Buricak Burinong Waduk Jatigede, Sumedang, Minggu (6/6/2021). Dok. Polsek Cisitu/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Insiden kecelakaan mobil pikap yang terperosok ke jurang di jalur jalan menuju obyek wisata Kampung Buricak Burinong, Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menewaskan satu orang wisatawan.

Diketahui, mobil pikap yang ditumpangi 14 orang wisatawan berikut sopir ini terperosok ke jurang sedalam 5 meter di tanjakan Blok Kokoncong, wilayah perbatasan Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu dengan Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/6/2021) pukul 14.00 WIB.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cisitu Iptu Awang Munggardijaya mengatakan, 14 korban dalam mobil pikap tersebut merupakan warga asal Desa Kertajaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Korban tewas, kata Awang, diketahui bernama Ipah (40).

Baca juga: Oknum Polisi Tertangkap Basah Sedang Tidur dengan Istri Orang

 

Sedangkan 13 korban selamat yaitu, Reri, Rama Maulana, Dimas, Nunung Kurnia, Castiai, Yeni, Sandra, dan Asep Jaja Sudirja (sopir).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Total korban dalam satu mobil ini ada 14 orang, satu meninggal dunia, 9 orang dirawat di Puskesmas Cisitu, satu orang dirujuk ke RS Cideres, dan empat orang lainnya tadi langsung pulang, karena tidak mengalami luka," ujar Awang, kepada Kompas.com, Minggu malam.

Awang menuturkan, kronologi kejadian terjadi ketika mobil pikap yang dikemudikan sopir Asep Jaja tak kuat menanjak.

Sesaat sebelum kejadian, kata Awang, sopir Asep keliru menggunakan transmisi manual gigi tiga, dan ketika akan mengoper ke gigi rendah tidak berhasil, malah masuk ke gigi netral.

Sehingga, mobil mundur ke belakang dan masuk selokan sedalam kurang lebih 5 meter.

Baca juga: Eri Cahyadi Minta Bupati Bangkalan Jangan Biarkan Warganya Masuk Surabaya Kalau Belum Swab


"Mobil yang dikemudikan Asep ini melaju dari arah Cisitu menuju objek wisata Kampung Buricak Burinong. Saat tiba di lokasi, mobil tak kuat menanjak hingga mundur dan terperosok ke jurang sedalam 5 meter," sebut Awang.

Awang menambahkan, untuk penyelidikan lebih lanjut, saat ini kasus kecelakaan maut tersebut ditangani unit Laka Lantas Polres Sumedang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
Gempa M 4,7 Guncang Lombok Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 4,7 Guncang Lombok Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Polisi yang Rampok Mobil di Lampung Ditangkap, Kapolda Pastikan Pelaku Dihukum: Tak Ada Pilih Kasih

Regional
Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Lika-liku Upaya Menghapus Budaya Kekerasan terhadap Anak di Kampung Laut Cilacap

Regional
Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Air Perumahan di Batam Mati, Warga Mandikan Jenazah dengan Air Galon, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.