Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Seorang Pria Tewas Ditembak Rekannya, Gegara Pelaku Tersinggung Dituduh Mencuri

Kompas.com - 06/06/2021, 12:24 WIB
Setyo Puji

Editor

KOMPAS.com - Nasib naas dialami seorang pria berinisial AR (25), warga Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, ia tewas setelah ditembak rekannya berinisial SA yang sama-sama bekerja di salah satu perkebunan karet milik warga setempat.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Jumat (4/6/2021) di mes tempat tinggal mereka.

Baca juga: Tak Terima Dituduh Mencuri Getah Karet, Seorang Pria Tembak Rekannya hingga Tewas

Tak terima dituduh mencuri

Kasubag Humas Polres Banjar Iptu Suwarji mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan, ada saksi yang mengetahui keduanya sempat terlibat cekcok sebelum kejadian.

Adapun penyebabnya, karena pelaku tidak terima sering dituduh mencuri getah karet oleh korban.

Tak berselang lama kemudian, saksi mendengar suara letusan tembakan.

"Saat kejadian saksi berada di dalam mes sedang menonton televisi, kemudian saksi mendengar ada suara cekcok antara pelaku dan korban dan tidak lama kemudian terdengar bunyi suara tembakan sebanyak satu kali," ujar Iptu Suwarji dalam keterangan yang diterima, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Fakta Anggota Polisi Ditusuk Saat Berjaga di Pos Lantas, Pelaku Gunakan Pisau Dapur dan Mengaku Teroris

Pelaku kabur

Setelah mendengar suara tembakan itu, lanjut Suwarji, saksi langsung melakukan pengecekan dan diketahui korban sudah roboh dengan kondisi bersimbah darah.

Saat itu, saksi juga sempat melihat pelaku membawa senjata laras panjang rakitan dan parang yang diikatkan di pinggang sebelum kabur.

"Saksi juga melihat pelaku membawa senjata tajam jenis parang yang diselempangkan di pinggang sebelah kiri namun masih dalam keadaan di dalam kumpangnya," jelasnya.

Baca juga: Sempat Tertunda, Jenazah Warga Sipil Korban Penembakan KKB di Puncak Dipulangkan ke NTT

Mengetahui korban terkena luka tembak, saksi lalu meminta bantuan dan membawanya ke rumah sakit. Namun naasnya, nyawa korban tak berhasil diselamatkan.

"Untuk pelaku sekarang masih dalam proses pencarian dan proses lidik. Diketahui bahwa pelaku masih membawa senjata rakitan laras panjang menggunakan kendaraan roda dua," jelasnya.

Penulis : Kontributor Banjarmasin, Andi Muhammad Haswar | Editor : Dheri Agriesta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Balon Udara Berisi Mercon Teror Warga Magelang dan Klaten, Polda Jateng: Ada Ancaman Penjara

Balon Udara Berisi Mercon Teror Warga Magelang dan Klaten, Polda Jateng: Ada Ancaman Penjara

Regional
Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Banjir Lebong Bengkulu, Warga Terdampak Dihantui Krisis Air Bersih

Regional
Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Perayaan Waisak 2024 di Candi Borobudur, Ini Rangkaian Acaranya

Regional
Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Puluhan Biksu Thudong Akan Jalan Kaki ke Candi Borobudur dan Muaro Jambi, Apa Tujuannya?

Regional
PVMBG Sebut Bom Vulkanik Gunung Ruang Sulut Ancam Pulau Terdekat

PVMBG Sebut Bom Vulkanik Gunung Ruang Sulut Ancam Pulau Terdekat

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 18 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Banjir di Lebong Bengkulu, 2.712 Masyarakat Mengungsi

Banjir di Lebong Bengkulu, 2.712 Masyarakat Mengungsi

Regional
Menantu Wanita Otaki Begal Mertua di Kendari, ND: Saya Dendam, Tidak Pernah Dianggap Keluarga

Menantu Wanita Otaki Begal Mertua di Kendari, ND: Saya Dendam, Tidak Pernah Dianggap Keluarga

Regional
Pensiunan PLN Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Ende

Pensiunan PLN Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Ende

Regional
Gunung Ruang Alami Erupsi, BMKG Imbau Waspada Potensi Tsunami

Gunung Ruang Alami Erupsi, BMKG Imbau Waspada Potensi Tsunami

Regional
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Banten Menurun, Korban Jiwa 7 Orang

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024 di Banten Menurun, Korban Jiwa 7 Orang

Regional
Tinggi Kolom Erupsi Eksplosif Gunung Ruang Sulut Capai 3.000 Meter

Tinggi Kolom Erupsi Eksplosif Gunung Ruang Sulut Capai 3.000 Meter

Regional
Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Gunung Ruang Status Tanggap Darurat, 11.615 Penduduk Harus Mengungsi

Regional
Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Skenario Menantu Rencanakan Pembunuhan Mertua di Kendari, Ajak Eksekutor Begal Korban

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com