Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Lombok, Sejumlah Warga Bertahan di Luar Rumah

Kompas.com - 04/06/2021, 22:39 WIB
Warga Pemennag Lombok Utara memilih berada di luar rumah karena masih trauma dengan gempa yang terjadi tiga tahun lalu. KOMPAS.com/FITRI RWarga Pemennag Lombok Utara memilih berada di luar rumah karena masih trauma dengan gempa yang terjadi tiga tahun lalu.

MATARAM, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Lombok Utara, Jumat (4/6/2021) pukul 21.00 Wita. Gempa itu dirasakan masyarakat di Pulau Lombok hingga Karangasem, Bali.

Pusat gempa berada di laut sekitar delapan kilometer dari Kabupaten Lombok Utara. Gempa itu terjadi pada kedalaman 19 kilometer.

Baca juga: Cerita Risma Bertemu Bupati Amon Saat Kunjungi Korban Bencana di Alor: Dia Tidak Menyapa Saya...

Akibat gempa itu, warga berhamburan keluar rumah. Seperti yang terjadi di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.

Warga memilih berada di luar rumah karena masih trauma dengan gempa berkekuatan magnitudo 7 yang terjadi pada akhir 2018.

Aktivis Forum Relawan Bencana (FRB) Lombok Utara Asmuni mengirimkan sebuah video yang memperlihatkan kepanikan warga Kecamtan Pemenang, Lombok Utara.

"Warga trauma saat gempa berkekuatan 7 SR menguncang Lombok (pada 2018). Dan Kabupaten Lombok Utara merupakan kabupaten terparah (terdampak gempa) ketika itu, " jelas Asmuni kepada Kompas.com lewat telepon, Jumat malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Asmuni, sejumlah warga yang masih trauma mengaku akan bertahan selama sepekan di luar rumah.

"Kami berharap pemerintah melihat situasi ini, warga tidak hanya membutuhkan rumah tahan gempa, tapi juga bagaimana menghilangkan rasa trauma mereka," kata Asmuni.

Baca juga: 3 Warga Tewas Tertembak Saat Terjadi Kontak Senjata antara KKB dan Aparat Keamanan

Sementara itu di Mataram, warga juga keluar rumah karena panik. Gemuruh terdengar cukup keras saat gempa terjadi meski getaran tak terlalu besar.

"Saya dengar suara gemuruh, cukup besar, jendela bergetar, saya keluar karena suara gemuruh itu," kata salah satu warga Matara, M alit Iswandi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

Regional
Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Regional
Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Regional
Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Regional
Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Kabel Laut Sumatera - Bangka Akan Terhubung, Ini Beragam Manfaatnya

Regional
Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Pemkab Ciamis Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah Gratis

Regional
Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Sempat Mengapung Pakai Jeriken dan Tenggelam, Syahrul Ditemukan Tewas Sehari Kemudian

Regional
Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Sekda Kalsel Ungkap 5 SKPD Lamban Selesaikan Aduan Masyarakat

Regional
Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Situasi di Kiwirok Tidak Kondusif, Kapolda Papua: Kalau Warga Ingin Dievakuasi, Kita Evakuasi

Regional
Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Kabupaten Sumba Timur Masuk PPKM Level 3 di Inmendagri, Bupati: Diberi Kesempatan Terapkan Level 2, tapi...

Regional
Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Pesan Mesra Berujung Prahara, Selingkuhan Istri Dilabrak Suami, lalu Dianiaya secara Sadis

Regional
Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Muncul Klaster Sekolah di Jateng, Wonogiri Belum Pastikan Gelar PTM Terbatas

Regional
Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Penyerang Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam Diduga Depresi

Regional
Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Terlibat Kasus Narkotika, Tiga Peracik Tembakau Sintetis Ditangkap di Bandung

Regional
Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Ini Penyebab Kura-kura Leher Ular Rote Asal NTT Bisa Sampai ke Luar Negeri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.