Tak Terima Diputus Cinta, Pria Ini Ancam Sebar Video Asusila Mantan Pacarnya

Kompas.com - 04/06/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi video ShutterstockIlustrasi video

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S (42) ditangkap polisi karena mengancam akan menyebarkan video asusila mantan pacarnya L, warga Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan, kejadian itu berawal saat L melakukan pijat tradisional di rumah S pada Maret 2021 lalu.

Pelaku S kemudian meminta L membuka seluruh pakaiannya.

Baca juga: Sakit Hati Diputus Cinta, Pemuda Ini Sebar Video Mesum Mantan Pacarnya

Beberapa waktu kemudian, L mendapat kiriman video yang memperlihatkan dirinya tanpa busana dari nomor tak dikenal.

“Setelah bertemu, S mengancam akan menyebarluaskan video tersebut,” kata Suryanto saat dihubungi wartawan Jumat (4/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merasa terancam, L melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul.

S kemudian ditangkap dan digelandang ke Mapolres Gunungkidul pada Rabu (2/6/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Suryanto, S mengaku telah menjalin hubungan asmara dengan L selama 8 bulan terakhir.

Baca juga: Sebar Video Asusila Mantan Pacar, Pria di Sleman Ditangkap Polisi

Namun, hubungan asmaranya belum lama ini berakhir karena L minta putus.

S yang tidak terima dengan perlakuan L mengancam akan menyebarkan video asusila tersebut.

Atas perbuatannya, S meringkuk di ruang tahanan Mapolres Gunungkidul dengan dijerat Undang-Undang ITE.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Jokowi Pantau Vaksinasi Massal Pelajar di Poso

Regional
Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Pria Ini Tulis Nama Marganya di Tubuh Sapi Milik Tetangga yang Dicuri

Regional
Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Jadwal, Lokasi, dan Persyaratan SKD CPNS Pemkot Padang Panjang 2021

Regional
Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Regional
Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Regional
PTM di Kota Magelang Langsung Disetop jika Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah

PTM di Kota Magelang Langsung Disetop jika Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Alasan Kemanusiaan, 76 Eks ABK Asing di Maluku Bakal Jadi WNI

Alasan Kemanusiaan, 76 Eks ABK Asing di Maluku Bakal Jadi WNI

Regional
Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personel Disebar, Bagikan Masker dan Sembako

Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personel Disebar, Bagikan Masker dan Sembako

Regional
Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Regional
Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Regional
Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Regional
Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Regional
Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.