Utang Rp 3,7 Juta untuk Beli Susu Anak, Guru Honorer Ditagih Pinjol Rp 206 Juta

Kompas.com - 04/06/2021, 15:27 WIB
Kuasa hukum Afifah, M. Sofyan menunjukan bukti teror WA dan surat laporan ke Polda Jateng. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAKuasa hukum Afifah, M. Sofyan menunjukan bukti teror WA dan surat laporan ke Polda Jateng.

UNGARAN, KOMPAS.com - Afifah (28) tidak menyangka niatnya meminjam uang dari pinjaman online untuk membeli susu anaknya menjadi awal malapetaka.

Dari pinjaman sebesar Rp 3,7 juta, dia harus menanggung tagihan sebesar Rp 206 juta.

Kuasa hukum Afifah, Muhammad Sofyan dari Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama Cabang Salatiga mengatakan kejadian tersebut bermula pada 20 Maret 2021.

"Saat itu klien kami melihat iklan dari aplikasi. Dari penjelasan aplikasi tersebut, dari pinjaman Rp 5 juta jangka waktu 91 hari bunga 0,04 persen," jelasnya, Jumat (4/6/2021) saat ditemui.

Baca juga: Guru di Semarang Terjerat Utang di 20 Aplikasi Pinjol, Pinjam Rp 3,7 Juta, Membengkak Rp 206 Juta

Afifah kemudian dipandu untuk foto diri bersama KTP miliknya.

"Ternyata tak sampai lima menit, rekeningnya mendapat transferan dari tiga lembaga sebesar Rp 3,7 juta," kata Sofyan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena merasa janggal mendapat transfer uang dalam waktu singkat, dana tersebut tidak diambilnya.

Masalah mulai datang di hari kelima setelah mendapat pinjaman, 25 Maret 2021.

"Afifah mulai mendapat WA (pesan WhatsApp) untuk melakukan pelunasan, padahal belum hari ke-91. Setelah itu, pada hari ketujuh mulai ada teror WA ke rekan-rekan Afifah yang ada di kontak phonebook, dari kisaran 200 kontak, 50 di antaranya mendapat WA penagihan sebagai penjamin," kata Sofyan.

Baca juga: 5 Pinjol Anggap Lunas Utang Guru TK di Malang Tanpa Dibayar, S Akan Buka Usaha Fotokopi

Menurutnya, Afifah sudah berupaya membayar tagihan pinjaman online tersebut.

"Diinformasikan oleh aplikasi tersebut, dari pinjaman Rp 5 juta, mendapat Rp 3,7 juta dan harus membayar Rp 5,5 juta. Dari uang Rp 3,7 juta yang tak diambil di rekening, sudah ditambah Rp 2 juta tapi malah membengkak jadi ratusan juta," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kasus Gowes Wali Kota Malang Masuk Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Polisi Selidiki Kasus Gowes Wali Kota Malang Masuk Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Regional
Kejari Sita 2 Boks Dokumen Usai Geledah Kantor Dindagkop UKM Blora

Kejari Sita 2 Boks Dokumen Usai Geledah Kantor Dindagkop UKM Blora

Regional
Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton Eks Dirut Garuda Indonesia

Jaksa Cabut Banding Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton Eks Dirut Garuda Indonesia

Regional
Soal PNS Tak Masuk Kerja 10 Hari Dapat Dipecat, Pemkab Karawang Tunggu Arahan BKN Terapkan Aturan Baru

Soal PNS Tak Masuk Kerja 10 Hari Dapat Dipecat, Pemkab Karawang Tunggu Arahan BKN Terapkan Aturan Baru

Regional
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembuang Limbah di Saluran Irigasi Klaten

Regional
Risalianus Aja, Bocah SD yang Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh Terima Donasi

Risalianus Aja, Bocah SD yang Rawat Kedua Orangtuanya yang Lumpuh Terima Donasi

Regional
Diancam Tak Naik Kelas, Murid SD Dicabuli Guru di Sekolah, Korban Berani Cerita Setelah 2 Tahun

Diancam Tak Naik Kelas, Murid SD Dicabuli Guru di Sekolah, Korban Berani Cerita Setelah 2 Tahun

Regional
Hendak Bertemu Penjual Sepatu, Seorang Remaja di Sumsel Diserang Orang Tak Dikenal hingga Tewas

Hendak Bertemu Penjual Sepatu, Seorang Remaja di Sumsel Diserang Orang Tak Dikenal hingga Tewas

Regional
Perjuangan Risalatul Ikut Seleksi CPNS Saat Hamil 7 Bulan

Perjuangan Risalatul Ikut Seleksi CPNS Saat Hamil 7 Bulan

Regional
Promosikan Wisata Danau Toba Aman, 20 Kapal Motor Konvoi Rayakan Harhubnas

Promosikan Wisata Danau Toba Aman, 20 Kapal Motor Konvoi Rayakan Harhubnas

Regional
Wali Kota Malang dan Pejabatnya Dihalau Polisi Saat Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Wali Kota Malang dan Pejabatnya Dihalau Polisi Saat Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Masih Tutup karena PPKM

Regional
Longsor di Cianjur Terjadi di 2 Lokasi, Ada Korban Luka dan Bangunan Sekolah Rusak

Longsor di Cianjur Terjadi di 2 Lokasi, Ada Korban Luka dan Bangunan Sekolah Rusak

Regional
Kronologi Kadinkes di Riau Ditangkap Atas Dugaan Korupsi, Berawal Bantuan Alat Rapid Test dari Kemenkes

Kronologi Kadinkes di Riau Ditangkap Atas Dugaan Korupsi, Berawal Bantuan Alat Rapid Test dari Kemenkes

Regional
Terima 20 Ton Jagung dari Jokowi, Suroto: Apresiasi Bapak Presiden yang Begitu Cepat...

Terima 20 Ton Jagung dari Jokowi, Suroto: Apresiasi Bapak Presiden yang Begitu Cepat...

Regional
3 Orang Jadi Tersangka Investasi Bodong yang Tipu Ratusan Ibu di Makassar

3 Orang Jadi Tersangka Investasi Bodong yang Tipu Ratusan Ibu di Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.