Kompas.com - 04/06/2021, 15:25 WIB
Sadhi Budiono (76) dan istrinya Sriwardhani saat ditemui di rumahnya di Jalan Ikan Arwana D-5 Kota Malang, Jumat (4/6/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSadhi Budiono (76) dan istrinya Sriwardhani saat ditemui di rumahnya di Jalan Ikan Arwana D-5 Kota Malang, Jumat (4/6/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Sadhi Budiono bin Torejo (76) merupakan salah satu dari ratusan calon jemaah haji di Kota Malang yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

Sadhi yang merupakan calon haji tertua di Kota Malang itu sudah dua kali gagal berangkat.

Ditemui di rumahnya, Jalan Ikan Arwana D-5 Kota Malang, Sadhi mengatakan bahwa dirinya  seharusnya berangkat pada tahun 2020 lalu.

Saat itu, dirinya gagal berangkat karena wabah Covid-19.

Tahun ini, pensiunan jaksa yang sudah berusia 76 tahun tersebut kembali gagal berangkat usai pemerintah mengumumkan pembatalan keberangkatan.

"Tahun 2020 tertunda. Ini tertunda yang kedua," katanya di rumahnya, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Cerita Calon Jemaah Haji di Lombok Batal Berangkat, Ada yang Bermimpi Tiba di Mekkah hingga Sudah Buat Tenda

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rencananya, Sadhi berangkat haji bersama istrinya, Sriwardhani (64). 

Keduanya sudah menjalani manasik haji sejak tahun lalu. Bahkan, keduanya sudah disuntik vaksin Sinovac di Rumah Sakit Islam Unisma sebagai salah satu persiapan untuk berangkat haji.

"Vaksin di Unisma sudah dua kali, untuk persiapan pemberangkatan ini," katanya.

Sadhi yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Pariaman, Tuban dan Bondowoso itu bahkan rutin berolahraga di pagi hari dengan berjalan kaki. Hal ini untuk menjaga kebugarannya karena usainya yang sudah lanjut.

Sadhi mengungkapkan keinginannya untuk segera berangkat karena sudah berusia lanjut.

"Saya ingin segera berangkat (haji), karena sudah sepuh," katanya.

Baca juga: Kecewa Batal Berangkat Haji, Marjun: Padahal Sudah Pasang Tenda untuk Lokasi Syukuran

 

Ilustrasi hajiKementerian Agama RI Ilustrasi haji
Sampai saat ini, dia dan keluarganya belum menerima pemberitahuan secara resmi terkait penundaan keberangkatan itu.

Sadhi mengaku mengetahui pembatalan keberangkatan melalui berita di media massa.

Sadhi berharap, dirinya diberi kesehatan supaya tetap bisa menjalankan niatnya menunaikan ibadah haji.

"Kalau diberangkatkan pasti siap. Yang penting diberi panjang umur. Kalau sekarang saya tergantung pada Allah saja. Memang Allah belum memanggil," katanya.

Baca juga: Cerita Pasutri di Bali, Batal Berangkat Haji Dua Kali karena Pandemi: Ini Semua Skenario Allah

Sadhi merupakan pria kelahiran Nganjuk, 13 Juni 1945.

Sriwardhani, istri Sadhi mengatakan, sebagai seorang Muslim, dia ingin menunaikan ibadah haji. Meskipun dirinya sudah pernah ke Tanah Suci saat beribadah umrah pada tahun 2015.

"Selaku orang Muslim kepingin ya. Tapi bagaimana kalau kondisi seperti ini. Sebetulnya dengan niat ini sudah dicatat oleh Allah," katanya.

Berdasarkan data di Kantor Kementerian Agama Kota Malang, ada 962 calon jamaah haji di Kota Malang yang harusnya berangkat tahun ini dengan lama antrian 10 tahun.

Namun, calon jamaah haji itu gagal berangkat karena Keputusan Menteri Agama nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Regional
Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Regional
'Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah'

"Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah"

Regional
Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Regional
Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat 'Chat' WhatsApp

Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat "Chat" WhatsApp

Regional
Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Regional
Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Regional
Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Regional
Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Regional
'Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah'

"Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah"

Regional
Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Regional
Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Regional
Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.