Tak Malu Kasus Aktif Covid-19 Madiun Tertinggi di Jatim, Bupati: Kalau Saya Tutupi, Kewaspadaan Turun

Kompas.com - 04/06/2021, 09:18 WIB
Ahmad Dawami (Kaji Mbing) KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIAhmad Dawami (Kaji Mbing)

 

Dia menegaskan, Pemkab Madiun mengedepankan keselamatan masyarakat selama masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Untuk itu, dia meminta semua warganya harus waspada menjaga dirinya dan keluarga dengan disiplin menerapkan prokes.

“Jangan sampai kesadaran bahwa kita butuh selamat itu terlambat. Karena sampai hari ini pun Covid-19 belum berakhir,” kata Kaji Mbing.

Kaji Mbing menyatakan, sejak diberlakukan pelonggaran untuk membangkit ekonomi berdampak naiknya mobilitas masyarakat.

Tingginya mobilitas warga menjadikan risiko penularan Covid-19 turut naik.

Baca juga: KKB Bakar Fasilitas Bandara Ilaga, Sempat Terjadi Kontak Senjata dengan Aparat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mencegah penularan yang masif, kata Kaji Mbing, Pemkab Madiun menggencarkan testing dan tracing di lapangan.

Langkah itu menjadi jalan mengantisipasi supaya persebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

“Jadi kalau jumlah kasus Covid-19 aktif yang ada di Kabupaten Madiun tinggi karena merupakan hasil testing dan tracing dari tim kami,” ungkap Kaji Mbing.

Untuk melakukan langkah tersebut, Pemkab Madiun memiliki dua alat test PCR di dua rumah sakit. Dengan demikian seluruh tracing dan testing dibiayai menggunakan APBD Pemkab Madiun.

Ia menambahkan, untuk mencegah penularan, dirinya menginstruksi seluruh camat dan kepala desa untuk memperketat penerapan protokol kesehatan.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 dari klaster perjalanan atau orang yang berisiko tinggi.

“Pekerja keliling dan warga yang bekerja diluar kabupaten Madiun menjadi orang yang paling berisiko tinggi tertular Covid-19. Untuk itu harus diberlakukan penerapan prokes yang tinggi,” ungkap Kaji Mbing.

Tak hanya itu, Pemkab Madiun juga akan melibatkan penyintas Covid-19 untuk mengedukasi warga agar makin taat menerapkan protokol kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Regional
Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Regional
Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Regional
Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Regional
Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Regional
Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Regional
Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.