Duduk Perkara Pengunjung dan Pemilik Rumah Makan Baku Hantam karena Sate Keliling yang Dipesan dari Luar, Kedua Pihak Saling Lapor

Kompas.com - 04/06/2021, 05:09 WIB
Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian

KOMPAS.com - Sambil menunggu pesanan makan di sebuah rumah makan di pinggir Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, seorang pengunjung membeli sate dari pedagang keliling di lokasi, Selasa (1/6/2021) sore.

Pengunjung itu membeli sate karena diminta oleh anaknya.

Sate itu kemudian dibawa ke dalam rumah makan oleh pengunjung tersebut sembari menunggu pesanan makanan.

Melihat pengunjung membawa sate ke dalam rumah makan, pemilik rumah makan itu kemudian menegur si penjual sate.

Baca juga: Pengunjung dan Pemilik Rumah Makan di Telaga Sarangan Berkelahi gara-gara Sate yang Dipesan dari Luar

Karena menilai pedagang sate tidak salah, pengunjung itu kemudian membela pedagang sate hingga terjadi kesalahpahaman yang berujung perkelahian.

"Saat menunggu makanan, pengunjung ini pesan sate keliling untuk anaknya kemudian dibawa masuk ke rumah makan,” kata Kapolsek Plaosan AKP Munir, melalui pesan singkat, Rabu (2/6/2021).

Adu jotos itu membuat keduanya sama-sama terluka.

"Ada yang opname, ada yang rawat jalan,” ucap dia.

Saling lapor

Kasus ini tidak hanya berhenti sampai di situ. Pihak yang terlibat perkelahian kemudian saling lapor di kepolisian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tahan Diri

Regional
Profil Cipto Mangunkusumo dan Perjuangan Memberantas Wabah Pes di Malang

Profil Cipto Mangunkusumo dan Perjuangan Memberantas Wabah Pes di Malang

Regional
Dengan Mata Tertutup, 58 Napi dari Lapas Cilegon dan Serang Dibawa ke Nusakambangan

Dengan Mata Tertutup, 58 Napi dari Lapas Cilegon dan Serang Dibawa ke Nusakambangan

Regional
Perempuan Tangerang Diperkosa dan Dirampok di Dalam Angkot, Selamat Usai Dilempar Pelaku ke Sungai

Perempuan Tangerang Diperkosa dan Dirampok di Dalam Angkot, Selamat Usai Dilempar Pelaku ke Sungai

Regional
Cegah Bentrok Susulan, 2 Kompi Pasukan Brimob dan TNI Dikerahkan ke Maluku Tengah

Cegah Bentrok Susulan, 2 Kompi Pasukan Brimob dan TNI Dikerahkan ke Maluku Tengah

Regional
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Langkat Pernah Ungkap Soal Kerangkeng di Rumahnya, Ini Pengakuannya

Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Langkat Pernah Ungkap Soal Kerangkeng di Rumahnya, Ini Pengakuannya

Regional
7 Fakta Menarik Kalimantan Timur, Provinsi Ibu Kota Baru Nusantara, yang Dihuni 6 Persen Lansia

7 Fakta Menarik Kalimantan Timur, Provinsi Ibu Kota Baru Nusantara, yang Dihuni 6 Persen Lansia

Regional
Kapolresta Pastikan Oknum Polisi Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Dipecat Tidak Hormat

Kapolresta Pastikan Oknum Polisi Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Dipecat Tidak Hormat

Regional
Dinkes Gunungkidul Pastikan Penularan Probable Omicron Sudah Berhenti

Dinkes Gunungkidul Pastikan Penularan Probable Omicron Sudah Berhenti

Regional
Bentrokan Warga di Maluku Tengah, 2 Korban Dilaporkan Tewas, 3 Terluka

Bentrokan Warga di Maluku Tengah, 2 Korban Dilaporkan Tewas, 3 Terluka

Regional
Kabupaten Semarang Dilanda Banjir dan Longsor Setelah Diguyur Hujan Deras

Kabupaten Semarang Dilanda Banjir dan Longsor Setelah Diguyur Hujan Deras

Regional
Warga Dua Desa di Maluku Tengah Bentrok, Sejumlah Rumah Terbakar

Warga Dua Desa di Maluku Tengah Bentrok, Sejumlah Rumah Terbakar

Regional
Evakuasi 27 Orang Dalam Kerangkeng di Rumah Bupati Lahat, Polisi Diadang Warga, Ini Ceritanya

Evakuasi 27 Orang Dalam Kerangkeng di Rumah Bupati Lahat, Polisi Diadang Warga, Ini Ceritanya

Regional
Kembali Dipenjara, Eks Bupati Talaud Berlinang Air Mata dan Bilang 'Enggak Apa-apa, Cuma 4 Tahun'

Kembali Dipenjara, Eks Bupati Talaud Berlinang Air Mata dan Bilang "Enggak Apa-apa, Cuma 4 Tahun"

Regional
Kabur dari Ponpes, 2 Santriwati Asal Subang dan Jakarta Berbohong Telah Diculik hingga Diperkosa

Kabur dari Ponpes, 2 Santriwati Asal Subang dan Jakarta Berbohong Telah Diculik hingga Diperkosa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.