Gubernur Banten Cari Pengganti 20 Pejabat Dinkes yang Mundur, Ini Besaran Tunjangannya

Kompas.com - 03/06/2021, 11:37 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim KOMPAS.com/RASYID RIDHOGubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Wahidin Halim membuka lowongan 20 jabatan struktural untuk dari sekertaris dinas, kepala bidang dan kepala seksi di Dinas Kesehatan Banten.

Sebelumnya, 20 pejabat Dinkes Banten mengundurkan diri setelah kasus dugaan korupsi pengadaan masker diungkap oleh Kejaksaan Tinggi Banten.

"Saya umumkan bagi ASN yang ada di kota/kabupaten yang ada di Provinsi Banten, sesuai dengan pendidikan maupun profesinya silakan (mendaftar) dibuka seleksi hari Kamis sampai dengan hari Jumat," kata Wahidin melalui video yang diterima Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: 20 Pejabat Dinkes Banten Kompak Mundur, Gubernur Wahidin: Semua Di-nonjob-kan

Apabila sudah memenuhi syarat, pada 5 atau 7 Juni 2021, pengganti 20 pejabat yang mundur akan segera dibuatkan Surat Keputusan pengangkatan dan dilantik.

"Ini kesempatan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh sekdis, para kabid, serta kasi yang kosong. Dibuka kesempatan bagi saudara-saudara yang berminat," ujar Wahidin.

Baca juga: 20 Pejabat Dinkes Banten yang Mengundurkan Diri Minta Maaf, Akui Cara Mereka Salah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wahidin pun secara terbuka menyebutkan tunjangan kinerja (tukin) bagi eselon III sebesar Rp 30 juta per bulan.

Sedangkan eselon IV Rp 19 juta per bulan.

"Tukin sekitar Rp 19 juta per bulan, eselon III itu Rp 30 juta termasuk tinggi di indonesia. Eselon II b itu Rp 40. Jadi cukup harusnya diimbangi dengan kinerja," ujar Wahidin.

Sebelumnya, Wahidin Halim memastikan akan menerima pengunduran diri 20 pejabat Dinkes Banten.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Regional
PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

PTM Terbatas di Banjarmasin Dimulai Besok, Jumlah Siswa di Kelas Maksimal 50 Persen

Regional
3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

3,8 Ton Sampah Diangkut dari 2 Sungai di Semarang

Regional
Penjelasan RSUD Semarang soal Bus Rombongan Pegawai yang Terguling Usai Wisata di Gunungkidul

Penjelasan RSUD Semarang soal Bus Rombongan Pegawai yang Terguling Usai Wisata di Gunungkidul

Regional
Ali Kalora Tewas, Berikut Ini Daftar Nama dan Foto 4 Anggota Teroris Poso yang Masih Buron

Ali Kalora Tewas, Berikut Ini Daftar Nama dan Foto 4 Anggota Teroris Poso yang Masih Buron

Regional
Soal Video Viral Napi Mengaku Alami Kekerasan di Lapas, Kontras Sumut: Sudah Masuk Kategori Penyiksaan

Soal Video Viral Napi Mengaku Alami Kekerasan di Lapas, Kontras Sumut: Sudah Masuk Kategori Penyiksaan

Regional
Detik-detik Bus Pariwisata Berpenumpang 27 Orang Terguling di Gunungkidul, Ini Imbauan Polisi

Detik-detik Bus Pariwisata Berpenumpang 27 Orang Terguling di Gunungkidul, Ini Imbauan Polisi

Regional
Napi yang Diduga Dianiaya Petugas Tanjung Gusta Medan Baru Sehari Masuk Lapas

Napi yang Diduga Dianiaya Petugas Tanjung Gusta Medan Baru Sehari Masuk Lapas

Regional
Beredar Video Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban, Kasatpol PP Bogor: Tak Ada Pemukulan

Beredar Video Anggotanya Cekcok dengan Pedagang Saat Penertiban, Kasatpol PP Bogor: Tak Ada Pemukulan

Regional
Perjuangan Jumali, Kakek Penjual Gedek Bambu di Banyuwangi, Istri Sakit dan Dagangan Sulit Laku

Perjuangan Jumali, Kakek Penjual Gedek Bambu di Banyuwangi, Istri Sakit dan Dagangan Sulit Laku

Regional
3 Penumpang Mobil yang Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

3 Penumpang Mobil yang Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

Regional
Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Ini Alasan Banyak Kapal Asing Bebas Mondar-mandir di Laut Natuna Utara

Regional
Bebas dari Penjara, WN Rusia yang Terlibat Kasus Narkotika di Bali Dideportasi

Bebas dari Penjara, WN Rusia yang Terlibat Kasus Narkotika di Bali Dideportasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.