4 Daerah Masuk Zona Merah, Satgas Covid-19 Sumbar: Salah, Itu Keliru

Kompas.com - 02/06/2021, 16:18 WIB
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal -Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal

PADANG, KOMPAS.com - Empat daerah di Sumatra Barat (Sumbar) masuk zona merah atau zona berisiko tinggi penyebaran Covid-19 berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per 30 Mei 2021.

Berdasarkan situs Satgas Penanganan Covid-19 pada Rabu (2/6/201), empat daerah di Sumbar yang masuk zona merah tersebut yaitu Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Mei 2021

Sementara itu, 15 kabupeten/kota lainnya di Sumbar berstatus sebagai zona oranye atau zona berisiko sedang penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengklarifikasi data tersebut karena tidak ada daerah di Sumbar berada di zona merah.

Baca juga: Kasus Ujaran Kebencian di Padang, Polisi Ungkap Dokter yang Terlibat Masih Berstatus Saksi

"Berdasarkan data kita tidak ada zona merah. Kami malas berpolemik soal data itu, sebab data yang on set itu ada di daerah, bukan data publish di pusat," kata Jasman yang dihubungi Kompas.com, pada Rabu (2/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jasman mengaku pihaknya sudah berkali-kali membantah karena tidak sesuai dengan data on set Sumbar.

Menurut Jasman, Tim Satgas Covid-19 Sumbar selalu mengevaluasi dan menghitung zonasi tersebut setiap hati sabtu dan diumumkan setiap hari Minggu berdasarkan 15 indikator berbasis data on set.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Tega Cabuli Bocah 9 Tahun, Pria di Bali Mengaku Sudah 1,5 Tahun Menduda

Regional
Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Kalapas Blitar Sebut Pelemparan Sabu-sabu sebagai Upaya Bandar Narkoba Tembus Keamanan Lapas

Regional
Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Usai Dipukul Kapolres Nunukan, Brigpol SL Dimutasi ke Polsek

Regional
'Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah'

"Kalau Hujan, Terpaksa Kami Tidur Pindah-pindah"

Regional
CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

CFD di Kembang Jepun Surabaya Akan Dibuka 7 November 2021, Ini Ketentuannya

Regional
Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Kasus Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi di Sikka Berakhir Damai, Pelaku Dijatuhi Sanksi Kurungan

Regional
Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Plt Bupati Bintan Menjawab Kabar soal Penutupan Kampus BTI

Regional
Puluhan Warga di Sukabumi Mengalami Keracunan, Diduga akibat Nasi Kotak

Puluhan Warga di Sukabumi Mengalami Keracunan, Diduga akibat Nasi Kotak

Regional
Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Regional
Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Meninggal

Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Meninggal

Regional
Aktivis Mahasiswa yang Serukan Demo Turunkan Jokowi Divonis 8 Bulan Penjara, Penasihat Hukum: Kami Kecewa

Aktivis Mahasiswa yang Serukan Demo Turunkan Jokowi Divonis 8 Bulan Penjara, Penasihat Hukum: Kami Kecewa

Regional
Minat Masyarakat untuk Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Menurun

Minat Masyarakat untuk Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Menurun

Regional
Mengenal Upacara Sudhi Wadani, Ritual Pindah Agama Hindu yang Dijalani Sukmawati di Buleleng Bali

Mengenal Upacara Sudhi Wadani, Ritual Pindah Agama Hindu yang Dijalani Sukmawati di Buleleng Bali

Regional
Kapolres Nunukan Pukul Anak Buah, Diduga karena Sulit Dihubungi

Kapolres Nunukan Pukul Anak Buah, Diduga karena Sulit Dihubungi

Regional
Pengabdian Bidan Eros, sejak 1997 Bantu Persalinan Warga Baduy

Pengabdian Bidan Eros, sejak 1997 Bantu Persalinan Warga Baduy

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.