Kompas.com - 02/06/2021, 13:13 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

 

Belum ditahan

Meski sudah menjadi tersangka, sopir asal Ranupani, Kabupaten Lumajang itu belum ditahan.

Sebab, sopir masih dalam masa pemulihan usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang akibat luka yang dialaminya saat terjadi kecelakaan.

"Melihat kondisi karena baru Hari Senin kemarin diizinkan dokter boleh pulang, namun kondisi kan masih belum bisa pulih betul. Jadi kita juga melihat dari sisi kemanusiaannya, kita izinkan pulang dengan catatan memang ada anggota kita yang berjaga disana 1x24 jam," jelasnya.

Pemeriksaan tersangka pun dilakukan di rumah sopir tersebut.

Pihaknya akan melakukan penahanan ketika kondisi sopir sudah pulih dari luka yang dialaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau sudah membaik, sudah pulih, paling tidak sudah bisa untuk mengurus dirinya sendiri baru nanti kita tahan," katanya.

Baca juga: Sopir Pikap Diduga Sempat Terlelap hingga Tabrak Pohon, 8 Penumpang Tewas

Diketahui, kecelakaan tunggal terjadi di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang terjadi pada Rabu (26/5/2021) siang.

Mobil bak terbuka pikap jenis L300 dengan nomor polisi N 9610 BD menabrak pohon yang ada di pinggir jalan.

Pikap itu memuat rombongan perempuan yang merupakan warga Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang.

Mereka hendak pulang dari mendatangi acara arisan di Ranupani, Kabupaten Lumajang.

Pikap itu bermuatan 14 orang dengan sopir. Empat orang berada di ruang kemudi termasuk sopir. Sedangkan 10 orang lainnya ada di bagian belakang.

Sebanyak delapan penumpang meninggal akibat kecelakaan itu. Terdiri dari enam perempuan dewasa dan dua perempuan yang masih kategori anak.

Dari delapan yang meninggal itu, dua orang merupakan penumpang yang ada di ruang kemudi dan enam orang lainnya yang ada di bagian bak terbuka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Tradisi Idul Khotmi yang Dirayakan Warga Bangka

Mengenal Tradisi Idul Khotmi yang Dirayakan Warga Bangka

Regional
Jenazah Siswa SMP yang Tewas Diduga Dianiaya Gurunya Diotopsi Hari Ini

Jenazah Siswa SMP yang Tewas Diduga Dianiaya Gurunya Diotopsi Hari Ini

Regional
Buronan yang 5 Kali Ditembak Polisi Jalani Operasi Pengangkatan Usus

Buronan yang 5 Kali Ditembak Polisi Jalani Operasi Pengangkatan Usus

Regional
Masuk ke Taman Kota di Bandung Akan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Masuk ke Taman Kota di Bandung Akan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Terekam CCTV, Pencuri Santai Tuntun 2 Sapi di Jalan Desa Sejauh 5 Km dari Rumah Korban, Ini Kronologinya

Terekam CCTV, Pencuri Santai Tuntun 2 Sapi di Jalan Desa Sejauh 5 Km dari Rumah Korban, Ini Kronologinya

Regional
Pembukaan Wisata Bromo Bergantung pada Status PPKM Daerah Penyangga

Pembukaan Wisata Bromo Bergantung pada Status PPKM Daerah Penyangga

Regional
Mulai Berkantor di Balai RW, Eri Cahyadi Serap Aspirasi Warga: 10 Permasalahan Langsung Selesai

Mulai Berkantor di Balai RW, Eri Cahyadi Serap Aspirasi Warga: 10 Permasalahan Langsung Selesai

Regional
11 Daerah Terpencil di Kepulauan Riau Akhirnya Teraliri Listrik

11 Daerah Terpencil di Kepulauan Riau Akhirnya Teraliri Listrik

Regional
Heboh, Temuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Banyuwangi, Leher Terlilit Kabel, Diduga Tewas 2 Bulan Lalu

Heboh, Temuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Banyuwangi, Leher Terlilit Kabel, Diduga Tewas 2 Bulan Lalu

Regional
Warga Jember Beli 37 Lembar Uang Palsu di Facebook Seharga Rp 500.000, Rencana Akan Dijual Lagi

Warga Jember Beli 37 Lembar Uang Palsu di Facebook Seharga Rp 500.000, Rencana Akan Dijual Lagi

Regional
CFD di Alun-alun Purwokerto Batal Digelar, Ini Alasannya

CFD di Alun-alun Purwokerto Batal Digelar, Ini Alasannya

Regional
Pengedar Uang Palsu di Jember Ditangkap, Beli Rp 500.000 via Facebook, Dijual Lagi Rp 1 Juta

Pengedar Uang Palsu di Jember Ditangkap, Beli Rp 500.000 via Facebook, Dijual Lagi Rp 1 Juta

Regional
Kisah Siswa SD di Pulau Terluar Maumere, Menggigil Kedinginan Saat Seberangi Laut demi Ikut Ujian Online

Kisah Siswa SD di Pulau Terluar Maumere, Menggigil Kedinginan Saat Seberangi Laut demi Ikut Ujian Online

Regional
Kebakaran Rumah di OKI, Seorang Balita Jadi Korban

Kebakaran Rumah di OKI, Seorang Balita Jadi Korban

Regional
Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Riau Rusak, Warga: Semua Sudah Mengeluh dan Terlalu Sabar

Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Riau Rusak, Warga: Semua Sudah Mengeluh dan Terlalu Sabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.