Satgas Covid-19 Cianjur Bantah Pernyataan Ridwan Kamil

Kompas.com - 02/06/2021, 11:23 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur Yusman Faisal. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur Yusman Faisal.

CIANJUR, KOMPAS.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur membantah pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Pernyataan yang dimaksud perihal Cianjur yang disebut sebagai salah satu kabupaten dengan angka penambahan kasus Covid-19 yang selalu tinggi dan angka kesembuhan yang rendah di Jawa Barat.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Cianjur tidak pernah lebih dari 100 kasus per pekan.

Baca juga: Soal Video Kemarahan Bupati Alor, Ini Jawaban Mensos Risma

Kendati begitu, pihaknya tidak menampik bahwa momen sepekan jelang dan pasca Lebaran kemarin, jumlah kasus sempat melonjak hingga 453 kasus.

Namun, lonjakan kasus tersebut, menurut Yusman, dibarengi dengan tingkat kesembuhan pasien yang cukup tinggi.

"Saat ini, tingkat keterisian ruang isolasi atau perawatan di rumah sakit juga minim," kata Yusman kepada wartawan, Selasa (2/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sekda Perempuan Pertama di Sumut Pensiun, Pernah Jadi Saingan Cerdas Cermat Edy Rahmayadi

Bahkan, pihaknya memastikan bahwa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur di bawah 10 persen.

Adapun jumlah total kasus Covid-19 di Cianjur sebanyak 5.254 kasus.

Dari jumlah itu, pasien yang sudah sembuh mencapai 4.508 orang.

"Jadi kasus aktif masih di bawah 10 persen, bukan 49 persen seperti yang disampaikan Bapak Gubernur," ujar Yusman.

Baca juga: Alasan Ridwan Kamil Tetapkan Jabar Siaga I Covid-19

Yusman mengatakan, untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dalam penanganan, baik menjalani isolasi maupun dirawat di rumah sakit, jumlahnya pada kisaran 500 orang atau sebesar 9,5 persen dari jumlah kasus secara keseluruhan.

"Jadi, tidak benar kalau tingkat kesembuhan rendah dan kasus aktif masih tinggi," ujar Yusman.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam pernyataan yang dikutip sejumlah media mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Cianjur, agar menurunkan angka kasus aktif yang dinilai masih tinggi, sementara tingkat kesembuhan rendah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Masohi Dibawa ke Seram Bagian Barat

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Kronologi Penemuan Jasad Kakek, Nenek dan Cucu di Sintang, Berawal dari Warga Cari Ikan

Regional
Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Terbaring Merintih di Sebuah Gang, Tunawisma Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

LPA NTT Kecam Kekerasan yang Dilakukan Oknum TNI kepada 2 Pelajar di Timor Tengah Utara

Regional
Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Wonogiri Mampu Lakukan Vaksinasi 8000 Orang Per Hari, Bupati Jekek: Kami Bergantung Pasokan Vaksin

Regional
Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi di Kota Padang, Ini Penyebabnya

Regional
BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

BOR Turun, RS di Solo Dilarang Alihkan Tempat Tidur Pasien Covid-19 untuk Pasien Umum

Regional
Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Kabupaten Simalungan Masih Menunggu Kedatangan Vaksin dari Pemprov Sumut

Regional
Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Semarang Sampai Rp 16 Juta, Relawan: Tega Sekali

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Agustus 2021

Regional
Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Honor Bupati Lembata Rp 400 Juta Sebulan, Plh Bupati Thomas Menolak dan Ingatkan Pentingnya Pengabdian

Regional
Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: 'No Comment...'

Kapolda Sumsel Diperiksa Mabes Polri gara-gara Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kabid Humas: "No Comment..."

Regional
Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Tak Diperhatikan Saat Isoman di Rumah, Buruh di Brebes Tuntut Tempat Isolasi Terpusat

Regional
Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Mangkir Penyidikan Korupsi Rp 5,8 M, Eks Bupati Kuantan Singingi Ditahan agar Tak Lari

Regional
Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Tak Bawa Dokumen Legal, 9 WNA Pakistan Dicegat Saat akan Masuk Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X