Gubernur Banten soal 20 Pejabat Dinkes Mundur: Ini Seperti Tentara yang Desersi Ketika Negara Memerlukan

Kompas.com - 01/06/2021, 10:45 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku banya bisa tersenyum dan tertawa saat dituduh ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Ponpes KOMPAS.COM/RASYID RIDHOGubernur Banten Wahidin Halim mengaku banya bisa tersenyum dan tertawa saat dituduh ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Ponpes

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Wahidin Halim menyayangkan adanya keinginan 20 pejabat di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk mengundurkan diri.

Wahidin mengatakan, keputusan yang diambil oleh 20 pejabat itu sama saja dengan melarikan diri dari tugas menangani pandemi Covid-19.

"Harusnya kalau seorang pengabdi, konsekuensi apapun yang akan terjadi mereka tetap mengabdi. Ini kan seperti tentara yang desersi ketika negara memerlukan pengabdian mereka," kata Wahidin, kepada Kompas.com melalui keterangan resminya, Selasa (1/6/2021).

Wahidin menuturkan, pengunduran diri mereka tak bisa ditoleransi, karena saat ini Pemprov Banten sedang berusaha melindungi rakyat dari virus corona.

Baca juga: Ini Alasan 20 Pejabat Dinkes Banten Ramai-ramai Mengundurkan Diri, Salah Satunya Ketakutan

Namun, 20 pejabat dengan gampang mengambil sikap mengundurkan diri.

Wahidin mengaku, sudah mempelajari surat pengunduran diri mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, keputusan mereka bukan semata-mata karena bentuk solidaritas karena rekannya LS ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker.

"Masalah hukum sedang diproses dan ditegakkan oleh Kejati Banten. Dan kami harus memberikan kepercayaan kepada kejaksaan. Dan tentunya sebagai pimpinan saya juga prihatin,” ujar Wahidin.

Sebelumnya, sebanyak 20 pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri mereka dilakukan setelah salah satu rekannya, LS ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker oleh Kejaksaan Tinggi Banten.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Regional
Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Regional
Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Regional
Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Regional
Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Regional
Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Regional
Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Regional
Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Regional
Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah 'Kader Celeng'

Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah "Kader Celeng"

Regional
Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 24 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.