Hujan Deras dan Es Disertai Angin Puting Beliung, 12 Rumah di Deli Serdang Rusak Berat

Kompas.com - 31/05/2021, 18:49 WIB
Satu dari 12 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (30/5/2021) sore di Desa Marendal II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang. Dari 12 rumah yang terdampak, 4 di antaranya mengalami kerusakan berat. KOMPAS.COM/DEWANTOROSatu dari 12 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (30/5/2021) sore di Desa Marendal II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang. Dari 12 rumah yang terdampak, 4 di antaranya mengalami kerusakan berat.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 12 Rumah di Desa Marendal II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang diporak-porandakan oleh hujan deras dan es disertai angin puting beliung pada Minggu (30/5/2021).

Kepala Desa Marendal II, Kecamatan Patumbak, Jupri Antono menjelaskan di desanya ada 12 rumah yang mengalami kerusakan, empat di antaranya rusak berat.

Baca juga: Seorang Warga Jepang di Medan Meninggal Dunia akibat Covid-19

Angin puting beliung itu terjadi di Dusun II, III, IV, VI, dan IX. Selain rumah, lanjut dia, terdapat dua pohon yang tumbang dan sempat menyebabkan listrik padam.

Meski demikian, warga yang terdampak peristiwa tersebut telah diberikan bantuan secara langsung pada malam itu juga.

Baca juga: Sembunyikan Sabu di Masker, Seorang Tukang Parkir di Medan Ditangkap Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sudah memberikan atau menyerahkan bantuan sembako tanggap darurat semalam. Penyerahan itu dilakukan oleh Pemerintah Desa Marendal II, Camat Patumbak, Budi Pane, dan dari Kepala BPBD Deli Serdang, Zainal Abidin Hutagalung," katanya.

Salah satu warga yang terdampak, Epi Daulay menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB.

Cuaca saat itu hanya mendung lalu gerimis sebentar dan sempat berhenti. Selang beberapa saat, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya disertai hujan es.

"Suaranya sangat keras. Tidak seperti hujan deras biasanya, ini seperti kerikil banyak disiramkan ke seng, seperti itu suaranya," katanya.

Selang beberapa saat, barulah terjadi angin beliung meski tidak begitu lama. Hujan deras disertai angin puting beliung itu pun baru berhenti saat waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB.

Menurutnya, selama tinggal di rumahnya selama 20 tahun di Desa Marendal II, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, peristiwa tersebut baru terjadi kemarin.

"Sudah 20 tahun kami di sini, baru kejadian seperti ini," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Regional
'Pasien Lain Dilayani Kenapa Kakak Saya Tidak'

"Pasien Lain Dilayani Kenapa Kakak Saya Tidak"

Regional
Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Regional
Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Regional
ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Pendonor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Pendonor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

Regional
Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Regional
Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

Regional
Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Regional
Pria di Makassar Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Pria di Makassar Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Regional
Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Regional
Pedagang Patuhi Jam Malam dan Prokes di Salatiga Terima Bantuan Sembako

Pedagang Patuhi Jam Malam dan Prokes di Salatiga Terima Bantuan Sembako

Regional
Bocah 6 Tahun Mendadak Hilang Saat Bermain di Semak-semak, Tim SAR Diterjunkan

Bocah 6 Tahun Mendadak Hilang Saat Bermain di Semak-semak, Tim SAR Diterjunkan

Regional
Provinsi Banten Kesulitan Memiliki Rumah Sakit Darurat Covid-19, Ini Kendalanya

Provinsi Banten Kesulitan Memiliki Rumah Sakit Darurat Covid-19, Ini Kendalanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X