Situs Peleburan Logam Kuno Ditemukan di Wilayah Ibu Kota Baru

Kompas.com - 31/05/2021, 13:41 WIB
Tim peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melakukan ekskavasi untuk melihat barang yang diduga benda cagar budaya di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (27/5/2021). KOMPAS/SUCIPTOTim peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melakukan ekskavasi untuk melihat barang yang diduga benda cagar budaya di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (27/5/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Tim peneliti arkeologi menemukan jejak sejarah adanya industri peleburan logam kuno di wilayah ibu kota negara baru.

Belum dipastikan usia situs ini, karena butuh pemeriksaan lanjutan. Namun diperkirakan tempat itu sudah ada sejak abad ke - 9 masehi.

Ketua Tim Peneliti Arkeologi, Harry Truman Simanjuntak mengatakan situs itu ditemukan di Desa Maridan, berjarak 10 kilometer dari lokasi ibu kota negara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Kita temukan industri peleburan logam. Kelihatannya di situ pusat industri logam. Karena sebarannya sangat luas, mulai dari tepi pantai sampai ke hulu sungai. Sudah terlacak radius tiga kilometer,” ungkap Harry kepada awak media di Balikpapan, Sabtu (29/5/2021).

 

Baca juga: Pemprov Kaltim Belum Terima Kepastian soal Peletakan Batu Pertama Ibu Kota Negara

Wilayah itu teridentifikasi dengan temuan bukti peleburan besi, lelehan besi, dan alat pelebur serta pembakaran.

"Terlepas dari itu dulunya semacam pusat perkembangan logam. Paling tidak buat lokal Kalimantan. Ini masih banyak tanda tanya belum terjawab," terang dia.

Namun, dengan temuan itu, kata dia tergambar dari peradaban leluhur.

Mereka melakukan capaian besar dengan mengembangkan teknologi, peleburan logam dan membuat alat kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Impact (dampak) terhadap peradaban dunia," tutur dia.

Baca juga: Hunian Goa dan Tulang Manusia Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Wilayah Ibu Kota Baru

Tidak hanya temuan bekas industri logam,  peneliti juga menemukan hunian goa sebagai bukti peradaban manusia di daerah itu dengan usia ribuan tahun.

Jarak goa hanya berkisar lima kilometer dari titik nol ibu kota negara.

"Saya awalnya bertanya, apakah ibu kota negara punya sejarah? Karena informasinya lokasi di hutan dan perkebunan. Ternyata luar biasa potensinya. Hasilnya sangat surprise, wilayah ibu kota negara punya sejarah panjang. Para leluhur sudah menghuni wilayah ini sejak ribuan tahun silam," terang dia.

"Belum lagi kearifan lokal, kelestarian lingkungan, potensi sumber daya alam dari mineral, gas, batuan dan lainnya menjadikan wilayah ini menyimpan banyak potensi dan masih dikembangkan," terang dia.

Nantinya, melalui hasil penelitian, kata Harry, pihaknya akan memberi rekomendasi - rekomendasi kepada pemerintah pusat dalam membangun ibu kota negara.

Baca juga: Suplai Pangan di Ibu Kota Baru, Pemprov Kaltim Siapkan 2.654 Hektar Lahan Food Estate

Tujuannya agar nilai-nilai lokal tidak hilang dari pembangunan, tapi turut mewarnai sebagai pusat kota modern.

"Konsep ibu kota rimba nusantara, saya pikir sangat memungkinkan di pinggiran zona inti ada hutan dengan nilai kandungannya. Ada nilai sejarah bisa dikembangkan hutan dipertahankan dilestarikan dan dimaanfatkan sebagai objek wisata di wilayah ibu kota, dan bisa menarik pengunjung tanpa merusak isi," terang dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Dosis Kedua di Rutan Gresik Belum 100 Persen, Ini Kendalanya...

Vaksinasi Dosis Kedua di Rutan Gresik Belum 100 Persen, Ini Kendalanya...

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2021

Regional
Sidang Kasus 11 Polisi 'Nakal' di Sumut, Kanit Narkoba Jual 5 Kg Sabu Hasil Tangkapan Rp 1 Miliar

Sidang Kasus 11 Polisi "Nakal" di Sumut, Kanit Narkoba Jual 5 Kg Sabu Hasil Tangkapan Rp 1 Miliar

Regional
Dinkes Riau: Masyarakat Jangan Takut Berobat ke Rumah Sakit

Dinkes Riau: Masyarakat Jangan Takut Berobat ke Rumah Sakit

Regional
8 Taman Kota di Surabaya Dibuka dengan Prokes Ketat, Mana Saja?

8 Taman Kota di Surabaya Dibuka dengan Prokes Ketat, Mana Saja?

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya yang Digerebek Polisi Gunakan Ruko Lantai 3, Ini Lokasinya

Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya yang Digerebek Polisi Gunakan Ruko Lantai 3, Ini Lokasinya

Regional
Warga Blokir Jalan ke 'Waduk Jokowi', Pengerjaan Proyek Terhenti

Warga Blokir Jalan ke "Waduk Jokowi", Pengerjaan Proyek Terhenti

Regional
Syarat Perjalanan Terbaru Terbang ke Bali, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Syarat Perjalanan Terbaru Terbang ke Bali, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Regional
Wagub Bali Soroti Syarat Penerbangan Terbaru, Sebut Berdampak pada Jumlah Wisatawan

Wagub Bali Soroti Syarat Penerbangan Terbaru, Sebut Berdampak pada Jumlah Wisatawan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Oktober 2021

Regional
Diduga Ada Pungli Berkedok Iuran Keamanan Pasar di Blora, Bakal Disidak Polisi

Diduga Ada Pungli Berkedok Iuran Keamanan Pasar di Blora, Bakal Disidak Polisi

Regional
Tersisa 1 Penghuni, Rumah Isoter Kota Blitar Akan Kosong jika Tak Ada Kasus Baru

Tersisa 1 Penghuni, Rumah Isoter Kota Blitar Akan Kosong jika Tak Ada Kasus Baru

Regional
Teror Pinjol Ilegal di Solo, meski Tak Pinjam Uang, Korban Tetap Ditagih

Teror Pinjol Ilegal di Solo, meski Tak Pinjam Uang, Korban Tetap Ditagih

Regional
Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Kisah Jovika, Dulu Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu, Mengaku Sulit Cari Kerja hingga Tak Ada Biaya Kuliah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.