Hendak Mengejar Truk yang Menyerempetnya, Sopir Angkot Malah Tabrak Pengendara Motor, Korban Tewas

Kompas.com - 30/05/2021, 18:23 WIB
Ilustrasi kecelakaan AUTOACCIDENTIlustrasi kecelakaan
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial Y, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diamankan polisi.

Pasalnya, dalam mengemudikan kendaraannya itu pelaku ugal-ugalan hingga menabrak dua kendaraan lain di depannya.

Kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada Sabtu (29/5/2021). Akibat kejadian itu, satu pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian.

Baca juga: Detik-detik Warga Kejar Angkot yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bandung, Ini Videonya

Hendak kejar truk yang menyerempetnya

Kapolsek Baleendah AKP Sungkowo mengatakan, kecelakaan maut itu berawal saat sang pengemudi angkot bersenggolan dengan sebuah truk dari arah berlawanan di daerah Ciparay.

Tak terima, sopir angkot itu lalu balik arah dan berusaha mengejar truk tersebut.

Karena emosi dan tidak memperhatikan kendaraan lain di depannya, angkot yang dikendarai pelaku justru menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pengemudi sepeda motor dikabarkan tewas akibat kecelakaan tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Nganjuk, Dipicu Pengemudi Mobil yang Mengantuk

Saat kejadian itu, angkot yang dikemudikan pelaku sempat dikejar pengendara lain agar berhenti. Lantaran panik, Yoga yang hendak kabur itu baru berhenti setelah angkotnya menabrak warung sate di Jalan Siliwangi, Baleendah.

"Saat ini pelaku sudah diserahkan ke unit Lakalantas Polresta Bandung," kata Sungkowo.

 

Tak memiliki SIM dan STNK

Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa dilansir dari TribunJabar, membenarkan insiden tersebut.

Saat ini pengemudi angkot itu sudah diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Berdasarkan pemeriksaan sementara yang dilakukan, pengemudi angkot itu diketahui baru berusia 18 tahun.

Baca juga: Kisah Pilu di Balik Seorang Bocah Dianiaya karena Curi Kotak Amal, Ayahnya Sakit dan Butuh Uang untuk Makan

Saat mengemudikan angkot, pelaku juga tidak dilengkapi dengan surat-surat.

"Tidak membawa STNK dan tidak memiliki SIM A," katanya.

Akibat kecelakaan itu seorang pengemudi motor yang ditabrak pelaku juga meninggal dunia.

"Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia sedangkan pengendara sepeda motor lain mengalami luka-luka kemudian korban dibawa ke RS Al-Ihsan Kabupaten Bandung," ucapnya.

Editor : Michael Hangga Wismabrata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Warga Kota Wisata Bogor Melompat ke Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Warga Kota Wisata Bogor Melompat ke Sungai Cileungsi

Regional
Kronologi dan Motif Perampokan Kantor Money Changer di Manado

Kronologi dan Motif Perampokan Kantor Money Changer di Manado

Regional
Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck Selesai Dilakukan, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Lamongan

Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck Selesai Dilakukan, Ini Langkah yang Dilakukan Bupati Lamongan

Regional
Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Regional
Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Regional
Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Regional
Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Regional
Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Regional
KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Regional
Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Regional
Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Regional
17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

Regional
Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Regional
Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.