Pimpinan Gerindra Datang ke Markas PDI-P Jateng, Apa yang Dibahas?

Kompas.com - 29/05/2021, 20:05 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Pimpinan Partai Gerindra Jawa Tengah bertandang ke markas PDI Perjuangan (PDI-P) Jawa Tengah di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (29/5/2021).

Kedatangan Ketua DPD Gerindra Abdul Wachid beserta rombongan disambut hangat Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Bambang Wuryanto dan para pengurus lainnya.

Pertemuan dilakukan secara tertutup di lantai 2 Gedung Kantor DPD PDI-P Jawa Tengah.

Saat dikonfirmasi, Abdul Wachid mengatakan, kedatangannya tersebut merupakan agenda silaturahmi dalam rangka momentum Syawal.

"Kami keluarga besar Partai Gerindra mohon maaf kepada teman-teman PDI-P. Jadi tidak ada agenda yang lain. Tapi ini adalah silaturahmi kebangsaan," ujar Wachid kepada awak media usai pertemuan, Sabtu.

Baca juga: Pemkot Yogya Tutup Sementara 3 Warung Pecel Lele yang Diduga Patok Harga Mahal

Wachid membantah saat ditanya apakah pertemuan itu membahas soal persiapan menjelang pemilihan presiden (Pilpres) atau pemilihan gubernur 2024.

"Oh enggak, kita enggak ngomongin itu. Jadi murni ini kita silaturahmi, masih bulan Syawal, halalbihalal," kata dia.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa ada pembicaraan perihal politik dalam pertemuan tersebut.

"Kalau orang politik ngomong masalah politik itu biasalah kita ngobrol," kata Wachid.

Baca juga: Ganjar Buka Suara soal Batalnya Pertemuan dengan Zulkifli Hasan di Jateng

 

Sementara itu, Bambang mengatakan, rencananya PDI-P juga akan melakukan kunjungan balasan ke Kantor DPD Gerindra Jateng.

Menurut dia, pertemuan tersebut untuk mengakrabkan hubungan antarparpol agar tercipta suasana sejuk.

"Kalau hari ini teman-teman Gerindra rawuh ke markas PDI-P, nanti ada waktunya PDI-P sowan ke markasnya Gerindra. Silaturahmi untuk saling mengakrabkan hubungan antar anak bangsa. Kalau para pemimpin hubungannya sejuk, maka rakyat juga akan sejuk," kata Bambang.

Senada dengan Wachid, Bambang juga membantah saat disinggung soal isu Prabowo dan Puan Maharani yang berpeluang maju dalam Pilpres 2024.

"Itu pertanyaan wartawan selalu model begitu, padahal kita enggak bermaksud, ngobrol ya biasa saja. Kita ngobrol biasa sebagai anak bangsa. Hidup bareng, ngobrol bareng, agar rakyat itu lebih tenang, gitu lo," ujar Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Wilayah di NTT Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang, Mana Saja?

6 Wilayah di NTT Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang, Mana Saja?

Regional
Warga Desa Waibao di Flores Timur Hibahkan 3,5 Hektar Lahan untuk Pangkalan TNI AL

Warga Desa Waibao di Flores Timur Hibahkan 3,5 Hektar Lahan untuk Pangkalan TNI AL

Regional
Kamis, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Melakukan Kunker ke Banjarbaru, Ini Agenda Kegiatannya

Kamis, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Melakukan Kunker ke Banjarbaru, Ini Agenda Kegiatannya

Regional
Bobol Kartu Kredit Orang Jatim, 2 Warga Lubuk Linggau Bangun Rumah Mewah hingga Beli 3 Mobil

Bobol Kartu Kredit Orang Jatim, 2 Warga Lubuk Linggau Bangun Rumah Mewah hingga Beli 3 Mobil

Regional
317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

317 Produk Kosmetik Bermasalah Ditemukan di 4 Wilayah NTT

Regional
Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Kabel Optik Bawah Laut Putus karena Gempa, Layanan Perbankan di Simeulue Terganggu

Regional
PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

PSHT dan Warga yang Cekcok di Yogyakarta Berakhir Damai di Kantor Polisi

Regional
Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Begini Kronologi Pembunuhan Mayat Penuh Luka di Purworejo

Regional
Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Hendak ke Malaysia, 58 Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia, Bangladesh dan Myanmar Diamankan di Riau

Regional
Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Profil Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah

Regional
Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Sultan HB X Beri Pilihan untuk Siswi yang Dipaksa Pakai Jilbab, Orangtua dan Sekolah Berdamai

Regional
Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Diintimidasi Sopir Truk Batu Bara, 4 SPBU di Bengkulu Berhenti Jual Biosolar

Regional
Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Kasus PMK Melonjak, Pemkab Bima Bentuk Satgas

Regional
Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Konser Dream Theater di Solo, Perjuangan Fans: Izin Istri Dulu

Regional
Kabur, Polisi Sebar Foto Pria Diduga Bunuh Istri di Maluku

Kabur, Polisi Sebar Foto Pria Diduga Bunuh Istri di Maluku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.