Kasus Dugaan Tabung Oksigen Kosong, Ombudsman Datangi RS Pirngadi Medan

Kompas.com - 29/05/2021, 18:26 WIB
Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara mendatangi RS Pirngadi Medan untuk meminta klarifkasi prosedur pelayanan medis di sana, Sabtu (29/5/2021). (KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI) KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIOmbudsman RI Perwakilan Sumatera Utara mendatangi RS Pirngadi Medan untuk meminta klarifkasi prosedur pelayanan medis di sana, Sabtu (29/5/2021). (KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI)


MEDAN, KOMPAS.com - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) Abyadi Siregar mendatangi Rumah Sakit Pirngadi Medan, Sabtu (29/5/2021).

Kedatangan Ombudsman ke rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan itu untuk meminta klarifikasi terkait beredarnya sebuah video yang berisi kekecewaan pasien terhadap rumah sakit.

Dalam video yang beredar itu, diduga pihak rumah sakit memberikan tabung oksigen kosong kepada pasien yang sedang kritis.

Baca juga: Video Pasien Kritis Diduga Diberi Tabung Oksigen Kosong, Ini Klarifikasi RS Pirngadi Medan

"Kedatangan kita terkait video viral yang beredar di media sosial," kata Abyadi.

Menurut dia, berdasarkan video yang beredar tersebut, diduga kuat ada kesalahan prosedur saat pasien tersebut dirawat di RS Pirngadi.

Hal ini yang membuat mereka perlu untuk meminta klarifikasi dari pihak rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita mau lihat bagaimana layanan kesehatan di Pirngadi ini. Benarkah kelalaian perawat atau tidak?" kata Abyadi.

Baca juga: Soal Video Viral Pasien Sekarat karena Tabung Oksigen Kosong, RS Pirngadi: Ada Isinya

Dalam pertemuan itu, pihak RS Pirngadi sudah membantah semua tuduhan kelalaian, termasuk soal tuduhan tabung oksigen yang kosong.

"Pihak Dirut sudah mengklarifikasi terkait informasi yang ada di video, dan Beliau membantah semua itu," kata Abyadi.

Sebelum meminta klarifikasi dari pihak rumah sakit, Ombudsman juga telah meminta keterangan dari salah seorang anak pasien, Rawi Candra.

Ombudsman akan merangkum keterangan dari kedua pihak tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya.

Meski demikian, Ombudsman tetap mendesak pihak rumah sakit untuk mengevaluasi kinerja dan pelayanan di tiap unit yang ada di sana.

Termasuk soal kanal-kanal pengaduan yang harus disiapkan, untuk memudahkan masyarakat apabila ada keluhan terkait pelayanan di rumah sakit itu.

"Tadi kita tekankan di situ, setiap informasi pengaduan terhadap keluarga pasien dan Pirngadi ini terinformasi secara masif di seluruh ruang rawat inap. Sehingga setiap persoalan pasien tersampaikan kepada unit manajemen pengaduan Pirngadi," kata Abyadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjaga Tradisi Seni Lukis Khombow Khas Asei Sentani Papua

Menjaga Tradisi Seni Lukis Khombow Khas Asei Sentani Papua

Regional
Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Regional
Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Regional
Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Regional
PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

Regional
Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Regional
'Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?'

"Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?"

Regional
Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Regional
Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Regional
ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

Regional
Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Regional
Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

Regional
Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X