Kapolres Medan Bantah Ada Bentrok Antar-kelompok Ormas, Massa Bawa Kayu untuk Pasang Pagar

Kompas.com - 28/05/2021, 20:07 WIB
Dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) terlibat  aksi bentrok dan saling lempar di Jalan Perpustakaan, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara Kamis (27/5/2021) malam.  (KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI) KOMPAS.con/ DANIEL PEKUWALIDua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) terlibat aksi bentrok dan saling lempar di Jalan Perpustakaan, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara Kamis (27/5/2021) malam. (KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko membantah ada bentrok antar organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Perpustakaan, Kecamatan Medan Petisah, pada Kamis (27/5/2021) malam.

Menurutnya, kerumunan orang yang membawa kayu balok dan batu di lokasi kejadian saat itu karena untuk membuat pagar.

"Tidak ada yang bentrok. Mereka bawa kayu untuk masang pagar," katanya.

Baca juga: Dua Ormas di Medan Bentrok Sambil Bawa Balok, Kapolrestabes: Untuk Pasang Pagar

Sementara itu, pernyataan berbeda disampaikan Camat Medan Petisah, M Agha Novrian.

Menurutnya, saat itu terjadi bentrokan antara dua ormas yang lokasi markasnya saling berdekatan.

"Tadi ada sedikit bentrokan antara dua organisasi," kata Camat Medan Petisah, M Agha Novrian di lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Fakta Baru Gerakan KKB di Papua, Pimpinan Lekagak Telenggen Siapkan Lokasi Perang Terbuka dan TNI-Polri Rubah Strategi

Massa yang terlibat bentrokan itu terlihat membawa kayu, batu, dan kembang api.

Menyikapi hal itu, puluhan personel dari kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab bentrokan tersebut.

Penulis : Kontributor Medan, Daniel Pekuwali | Editor : David Oliver Purba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Regional
Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Regional
Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Regional
Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Luewi Ili di Sungau Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Luewi Ili di Sungau Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Regional
Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Regional
Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Regional
Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Regional
Tak Terima Dinasehati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Tak Terima Dinasehati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Regional
Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Regional
Cerita Dokter RS Terapung Unair Jalankan Misi ke 12 Pulau Kecil di Sumenep, Berantas Hoaks hingga Vaksinasi 3.000 Warga

Cerita Dokter RS Terapung Unair Jalankan Misi ke 12 Pulau Kecil di Sumenep, Berantas Hoaks hingga Vaksinasi 3.000 Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

Regional
11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

Regional
Polisi Sebut MTs Harapan Baru Ciamis Tak Laporkan Kegiatan Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa

Polisi Sebut MTs Harapan Baru Ciamis Tak Laporkan Kegiatan Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa

Regional
Tragedi Susur Sungai Ciamis, Air Meluap dari Hulu dan Sapu 11 Siswa MTs Harapan Baru hingga Tewas

Tragedi Susur Sungai Ciamis, Air Meluap dari Hulu dan Sapu 11 Siswa MTs Harapan Baru hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.