Respons Kebijakan Bupati Banyumas, Bupati Cilacap: ASN Cilacap Enggak Usah Belanja di Purwokerto

Kompas.com - 28/05/2021, 14:53 WIB
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARBupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji

Menurut Farid, Tatto berpesan yang penting masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Apa lah artinya pengetatan, kalau tidak mematuhi protokol kesehatan tidak ada artinya," ujar Farid.

Diberitakan sebelumnya, ASN Pemkab Banyumas yang berdomisili di wilayah Kabupaten Cilacap, diminta work from home (WFH) untuk sementara waktu.

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 B1617.2 atau varian India yang terdeteksi masuk Cilacap melalui 13 anak buah kapal (ABK) asal Filipina.

"Pertama yang bisa kami lakukan adalah ASN, jadi kami minta ASN Banyumas yang berdomisili di Cilacap untuk WFH," kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (24/5/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilimpahkan ke Kejari, 22 Tersangka Pembuat Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu di Bali Segera Disidang

Dilimpahkan ke Kejari, 22 Tersangka Pembuat Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu di Bali Segera Disidang

Regional
Kenal di Medsos 3 Bulan Lalu, Gadis 13 Tahun Ini Malah Disetubuhi Saat Bertemu

Kenal di Medsos 3 Bulan Lalu, Gadis 13 Tahun Ini Malah Disetubuhi Saat Bertemu

Regional
Setelah 39 Hari, Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Akhirnya Padam

Setelah 39 Hari, Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Batanghari Akhirnya Padam

Regional
Menyoal Jual beli Plasma Konvalesen di Surabaya, Pegawai PMI Terlibat, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 juta

Menyoal Jual beli Plasma Konvalesen di Surabaya, Pegawai PMI Terlibat, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 juta

Regional
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Apartemen Kosong Kawasan Pelita Batam, Ini Ciri-cirinya

Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Apartemen Kosong Kawasan Pelita Batam, Ini Ciri-cirinya

Regional
Terungkap, Gulai Ayam Pesanan Napi Berisi Sabu

Terungkap, Gulai Ayam Pesanan Napi Berisi Sabu

Regional
5 Siswa dan Seorang Guru Positif Covid-19, PTM SMK di Bantul Dihentikan Sementara

5 Siswa dan Seorang Guru Positif Covid-19, PTM SMK di Bantul Dihentikan Sementara

Regional
Beli 37 Lembar Uang Palsu via Facebook, Warga Jember Ditangkap Polisi

Beli 37 Lembar Uang Palsu via Facebook, Warga Jember Ditangkap Polisi

Regional
Menyoal Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Dilakukan sejak 2017, 21 Saksi Diperiksa

Menyoal Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Dilakukan sejak 2017, 21 Saksi Diperiksa

Regional
191 Rumah di Wajo Sulsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

191 Rumah di Wajo Sulsel Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Polda Jateng Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS: Pukulan di Kepala

Polda Jateng Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS: Pukulan di Kepala

Regional
Usai Tembak Rekannya Sesama Polisi, Bripka MN Kembalikan Senapan di Tempatnya Bertugas

Usai Tembak Rekannya Sesama Polisi, Bripka MN Kembalikan Senapan di Tempatnya Bertugas

Regional
Bupati Purwakarta Bantu 4 Bocah Kakak Adik yang Ditinggal Orangtua

Bupati Purwakarta Bantu 4 Bocah Kakak Adik yang Ditinggal Orangtua

Regional
Heboh, Temuan 2 King Kobra di Lamongan, Butuh 6 Orang untuk Mengevakuasi

Heboh, Temuan 2 King Kobra di Lamongan, Butuh 6 Orang untuk Mengevakuasi

Regional
SD Negeri di Tangerang Ini Disegel Ahli Waris Lahan, Murid Batal PTM

SD Negeri di Tangerang Ini Disegel Ahli Waris Lahan, Murid Batal PTM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.