Banyak Warga Tak Lagi Kenakan Masker, Kasus Covid-19 di Kendal Melonjak

Kompas.com - 27/05/2021, 21:16 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

KENDAL, KOMPAS.com- Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melonjak hingga hampir 200 persen dalam dua pekan terakhir.

Sejak 13 Mei 2021 hingga 24 Mei 2021, tercatat ada 301 kasus baru orang terinfeksi virus corona.

Ini lebih besar dibandingkan dengan jumlah kasus baru Covid-19 di Kendal sejak 1 Mei 2021 hingga 12 Mei 2021.

Baca juga: Jumlah Napi Lapas Kendal Positif Covid-19 Bertambah Jadi 230 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Boney mengatakan, peningkatan kasus itu dikarena karena masyarakat yang mulai abai dengan protokol kesehatan.

“Sudah banyak masyarakat yang tidak memakai masker, tidak jaga jarak dan banyak kerumunan,” kata Ferinando saat dihubungi, Kamis (27/5/2021).

Untuk kembali meningkatkan kesadaran warga soal pentingnya protokol kesehatan selama wabah virus corona, Dinas Kesehatan Kendal berencana membagi-bagikan masker secara gratis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Rencana akan dilaksanakan di pasar- pasar tradisional, mulai Jumat (28/5/2021) besok," sebut Ferinando.

Senada dengan Ferinando, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kendal, Toni Ari Wibowo, membenarkan makin banyak warga yang tidak lagi mengenakan masker.

Baca juga: Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Masker

Kerumunan warga disebutnya juga makin sering terjadi.

Padahal, kata Toni, Satpol PP Kendal sudah menggelar operasi masker secara berkala.

"Rutin dua hari sekali melakukan operasi masker,” ujarnya.

Toni menambahkan, kasus Covid 19 di Kendal terbanyak dari klaster Ngareanak Singorojo dan Lapas Kendal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Regional
Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Regional
Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Regional
Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Regional
Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Regional
Oknum Polisi di Lombok Jadi 'Debt Collector', Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Oknum Polisi di Lombok Jadi "Debt Collector", Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Regional
3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

Regional
290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

Regional
Cerita Kolonel Rusnawi Saat Ponselnya Dihubungi Pegawai BKKBN

Cerita Kolonel Rusnawi Saat Ponselnya Dihubungi Pegawai BKKBN

Regional
Cabuli Anak Tiri di Kandang Babi hingga Hamil, Pria Ini Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Tiri di Kandang Babi hingga Hamil, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Motif Pembunuh Perempuan 25 Tahun di Kaltim karena Faktor Ekonomi

Motif Pembunuh Perempuan 25 Tahun di Kaltim karena Faktor Ekonomi

Regional
Pemkot Madiun Jadikan Temuan Benda Bersejarah sebagai Wisata Budaya dan Religi

Pemkot Madiun Jadikan Temuan Benda Bersejarah sebagai Wisata Budaya dan Religi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.