Cerita Mbah Peno dan Desa Penangkaran Penyu yang Bakal Jadi Lokasi Wisata

Kompas.com - 27/05/2021, 05:05 WIB
Mbah Peno menunjukkan seekor anak penyu hijau berusia sekitar 7 bulan di kolam penangkaran penyu di kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Minggu (23/5/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIMbah Peno menunjukkan seekor anak penyu hijau berusia sekitar 7 bulan di kolam penangkaran penyu di kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Minggu (23/5/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Mbah Peno begitu bersemangat menyambut Kompas.com yang berkunjung ke lokasi penangkaran penyu di kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar, Minggu (23/5/2021).

Meski tak diminta, penjaga penangkaran penyu itu masuk ke salah satu dari tiga kolam dan menangkap seekor penyu hijau di antara puluhan penyu berukuran lebar sekitar 15 sentimeter.

"Ini biar lebih jelas lihatnya," ujar pria berusia 65 tahun itu dalam Bahasa Jawa sembari mendekatkan penyu itu kepada Kompas.com.

Tentu saja kesempatan itu tak disia-siakan untuk untuk mengabadikan secara dekat penyu itu.

Tidak cukup, Mbah Peno pindah ke kolam di salah satu ujung dan kembali menyodorkan seekor penyu sisik, kali ini dengan ukuran lebih kecil, sekitar 10 sentimeter lebar punggungnya.

Baca juga: Menolak Antre Isi Bensin, Oknum TNI Tampar Petugas SPBU

"Ini penyunya sudah besar-besar usia sekitar 7 bulan, enggak tahu kenapa belum dilepas ke laut. Katanya mau dipelihara," ujar Mbah Peno.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di ujung yang lain, satu kolam berisi seekor penyu dengan lebar punggung lebih dari 20 sentimeter.

Menurut Mbah Peno, penyu itu bukan hasil tangkaran, tapi penyu yang beberapa waktu lalu tersangkut di jaring nelayan.

Bekas nelayan itu mengaku mendengar rencana pengelola penangkaran dan konservasi penyu, BUMDes Desa Serang di Kecamatan Panggungrejo itu, untuk membesarkan penyu-penyu yang kini ada di tiga kolam penangkaran itu.

Yang dia dengar, nantinya pengunjung dipungut biaya untuk masuk ke area.

Antusiasme yang sama dia tunjukkan kepada serombongan keluarga yang masuk ke area penangkaran penyu berpagar bambu seluas sekitar 7 meter kali 10 meter itu.

Mbah Peno seperti mulai mempraktekkan apa yang seharusnya dia lakukan jika kelak wisata edukasi konservasi penyu menjadi kenyataan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.