Video Viral Oknum TNI Tampar Petugas SPBU gara-gara Tak Mau Antre Isi Bensin, Ini Penjelasan Dandim

Kompas.com - 27/05/2021, 04:25 WIB
Foto : Anggota TNI Kodim 1603 Sikka dan petugas SPBU Waipare, Kabupaten Sikka, NTT, sepakat berdamai, Selasa malam. Dokumen Kodim SikkaFoto : Anggota TNI Kodim 1603 Sikka dan petugas SPBU Waipare, Kabupaten Sikka, NTT, sepakat berdamai, Selasa malam.

MAUMERE, KOMPAS.com – Sebuah video yang menampilkan seorang oknum anggota TNI berseragam lengkap menampar petugas SPBU Waipare, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, viral di media sosial.

Penyebabnya ternyata karena oknum anggota TNI itu menolak untuk mengantre saat mengisi bensin di SPBU tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas SPBU meminta maaf setelah ditampar oleh oknum anggota TNI itu.

Sejumlah warganet mengecam dan menyayangkan ulah oknum anggota TNI tersebut.

Baca juga: Menolak Antre Isi Bensin, Oknum TNI Tampar Petugas SPBU

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, oknum anggota TNI itu memukul petugas SPBU Waipare itu karena tidak mengizinkan dirinya mengisi bensin tanpa antre.

Petugas SPBU memintanya agar antre, tetapi oknum itu tetap memaksa agar motornya didahulukan isi bensin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1603 Sikka Letnan Kolonel Inf M Zulnaendra Utama mengatakan, anggotanya yang ada dalam video itu sedang terburu-buru karena akan melakukan tugas di Desa Habi, Kecamatan Kangae.

Sepeda motor anggotanya itu kebetulan kehabisan BBM, dan akhirnya menuju ke pom bensin terdekat, yaitu SPBU Waipare.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

[POPULER NUSANTARA] Serukan Copot Jokowi, Aktivis HMI Jadi Tersangka | Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Terdampak Pandemi

Regional
Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Sedang Butuh Tabung Oksigen, Pasien Covid-19 Ini Malah Ditipu

Regional
Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

Regional
Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Rentetan Gempa di Tojo Una-una, Siang Diguncang M 5,9, Malam M 6,3

Regional
Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Gempa M 6,3 Guncang Tojo Una-una, Warga Pesisir Mengungsi

Regional
Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Ini Usaha Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel Terdampak Pandemi

Regional
Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Alasan BMKG Minta Warga Tojo Una-una Jauhi Pantai Meski Gempa Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Warga Sumsel, Kapolda Kaget, Gubernur Bilang Luar Biasa

Regional
Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Regional
Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Sumba Timur Terapkan PPKM Level 4, Ini Kata Bupati

Regional
Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Gempa M 6,5 di Tojo Una-una, BMKG Minta Warga Waspadai Longsor

Regional
139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

139,7 Ton Beras Bantuan PPKM dari Kemensos untuk 15.477 Keluarga Tiba di Blitar

Regional
PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

PPKM Level 4, Keluar dan Masuk Kota Pekanbaru Wajib Diperiksa

Regional
PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

PPKM Level 4, Polres Sumedang Berlakukan Ganjil Genap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X