Kompas.com - 25/05/2021, 21:07 WIB
Ilustrasi Logo Instagram Hollywood ReporterIlustrasi Logo Instagram

TRENGGALEK,KOMPAS.com - Seorang pria yang diduga menghina pendakwah Gus Miftah melalui media sosial, ditangkap polisi di Trenggalek Jawa Timur, Selasa (25/05/2021).

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan guna mengetahui motif unggahannya tersebut.

Pelaku bernama Harmoko, warga desa Ngrambingan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Pria yang diduga pengunggah kalimat bernada kebencian tersebut tiba di Mapolres Trenggalek sekitar pukul 05.00 WIB, didampingi oleh anggota polsek Panggul Trenggalek.

“Pemilik akun @mokooku bernama Harmoko,” terang Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring di Polres Trenggalek seusai menemui pelaku, Selasa (25/05/2021).

Baca juga: Sambil Terisak, Bandar Arisan yang Tipu Ratusan Peserta: Maaf, Saya Tak Mampu Kembalikan Uang Arisan

Unggahan sempat direspons oleh akun Gus Miftah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Diketahui, pelaku mengunggah video bernada ujaran kebencian kepada pendakwah ternama yakni Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disebut Gus Miftah.

Sekitar pukul 12.00 WIB, melalui akun Instagram @mokooku, pelaku mengunggah video di Instagram story, yang mengandung unsur kebencian bernada ejekan.

Kemudian unggahan itu direspons akun resmi milik Gus Miftah yaitu @gusmiftah. Kemudian akun @gusmiftah mengunggah ulang video yang terdapat di story pelaku, dan di tag kembali ke akun @mokooko, hingga akhirnya menjadi viral.

Atas respon akun @gusmiftah, pelaku menanggapi di kolom komentar dengan kalimat yang bernada ancaman.

Baca juga: Khofifah Dilaporkan ke Polisi Soal Pesta Ulang Tahunnya, Pelapor Bandingkan dengan Kasus Rizieq Shihab

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Bentrok dengan Polisi, Warga Desa Tamilow Maluku Tengah Blokade Jalan

Usai Bentrok dengan Polisi, Warga Desa Tamilow Maluku Tengah Blokade Jalan

Regional
Polisi Bersitegang dengan Warga Desa Tamilow, Polda Maluku: Jika Anggota Salah Tak Akan Dibela

Polisi Bersitegang dengan Warga Desa Tamilow, Polda Maluku: Jika Anggota Salah Tak Akan Dibela

Regional
'Ini Jelas Menakut-nakuti Masyarakat, Seperti Terjadi Kerusuhan Besar atau Mau Menangkap Penjahat Negara'

"Ini Jelas Menakut-nakuti Masyarakat, Seperti Terjadi Kerusuhan Besar atau Mau Menangkap Penjahat Negara"

Regional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Moeldoko Sebut Tetap Banyak Pembatasan

PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Moeldoko Sebut Tetap Banyak Pembatasan

Regional
Diterjang Angin Kencang, 3 Rumah Guru di NTT Ambruk

Diterjang Angin Kencang, 3 Rumah Guru di NTT Ambruk

Regional
S Disebut Sengaja Datang ke Bandara YIA Hanya untuk Buat Konten Porno

S Disebut Sengaja Datang ke Bandara YIA Hanya untuk Buat Konten Porno

Regional
Banjir Soppeng Makan Korban Jiwa, 1 Bocah Ditemukan Tewas, 1 Balita Masih Dicari

Banjir Soppeng Makan Korban Jiwa, 1 Bocah Ditemukan Tewas, 1 Balita Masih Dicari

Regional
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Banyuwangi Berencana Supervisi Destinasi

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Banyuwangi Berencana Supervisi Destinasi

Regional
Ditahan, Dosen Unsri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi, ke Kantor Polisi Diantar Anak Istri

Ditahan, Dosen Unsri Resmi Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi, ke Kantor Polisi Diantar Anak Istri

Regional
Pemuda Nganggur di Lhokseumawe Terbanyak Se-Aceh, BPS: Sebagian Besar Berpendidikan Tinggi

Pemuda Nganggur di Lhokseumawe Terbanyak Se-Aceh, BPS: Sebagian Besar Berpendidikan Tinggi

Regional
Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Regional
Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Tidak Berubah, Bandar Lampung Tetap PPKM Level 3 Saat Nataru

Regional
Pemkot Wacanakan Buka Tutup Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru

Pemkot Wacanakan Buka Tutup Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru

Regional
Jelang Nataru. Bupati Nunukan Larang Mudik dan Minta Satgas Khusus di Gereja Dibentuk

Jelang Nataru. Bupati Nunukan Larang Mudik dan Minta Satgas Khusus di Gereja Dibentuk

Regional
Beredar Video Warga Karawang Berseragam Polisi dan Bhayangkari, Ternyata Warga Sipil

Beredar Video Warga Karawang Berseragam Polisi dan Bhayangkari, Ternyata Warga Sipil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.