KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Belajar dari Ganjar, Gubernur Gorontalo Aplikasikan "Blangkon" untuk Majukan UMKM

Kompas.com - 25/05/2021, 16:39 WIB
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengunjungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Semarang, Selasa (25/5/2021).
DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Gorontalo Rusli Habibie saat mengunjungi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Semarang, Selasa (25/5/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, pihaknya tertarik menggunakan aplikasi Blangkon Jawa Tengah (Jateng) guna meningkatkan pengadaan barang dan jasa dari produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami juga ingin mengajari pelaku UMKM untuk beralih ke dunia digital dengan aplikasi ini. Kami yakin, aplikasi Blangkon Jateng dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha di Gorontalo," ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (25/5/2021).

Untuk diketahui, Blangkon Jateng merupakan aplikasi pengadaan langsung barang dan jasa secara elektronik. Aplikasi ini diperuntukkan untuk pengadaan barang dan jasa, khususnya produk usaha kecil menengah (UKM) dengan anggaran tidak lebih dari Rp 200 juta.

Rusli mengaku, pihaknya juga ingin memanfaatkan aplikasi tersebut untuk menghitung pengadaan barang dan jasa seperti makan, minum, alat tulis kantor (ATK) di lingkup kerja.

Baca juga: Ini Tantangan UMKM Ikut Tender Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

"Insyaallah akan kami terapkan. Kami ingin menggunakan aplikasi ini agar lebih aman dan tidak menimbulkan masalah ketika ada audit," ucapnya, saat mengunjungi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama sejumlah pejabat penting, Selasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun maksud kedatangan Rusli adalah untuk belajar cara mengoperasikan aplikasi pengadaan barang dan jasa bernama Blangkon Jateng kepada orang nomor satu di Jateng.

Pada pertemuan itu, orang nomor satu se-Gorontalo ini mengatakan, awalnya ia berdiskusi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) terkait pelibatan UMKM dalam proyek pemerintah.

Namun, karena nilainya kecil dan tidak mewajibkan lelang, maka Rusli harus berpikir bagaimana cara agar UMKM bisa berjalan.

Baca juga: Menko Airlangga: UMKM Jadi Penopang Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 191 Triliun

"Kemudian setelah diskusi itu, saya disarankan Pak Pahala Nainggolan (anggota KPK) belajar ke apak Ganjar di Jateng. Sebab, di sini (Pemprov Jateng) sudah ada aplikasi yang menampung pengadaan barang dan jasa bagi pelaku UMKM bernama Blangkon Jateng," kata Rusli.

Pada kesempatan yang sama, Ganjar Pranowo memberikan sambutan baik atas kedatangan Gubernur Gorontalo Rusli bersama rombongan.

Menurutnya, kesempatan itu bisa digunakan untuk saling berbagi antara dua daerah demi kemajuan.

"Sebenarnya pak Gubernur Gorontalo punya pengalaman bagus. Hanya saja hari ini ingin berbagi cerita bagaimana meningkatkan UMKM agar bisa mendapatkan akses dari pemerintah," katanya.

Baca juga: Aprindo Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Untuk 150.000 Pekerja Ritel dan UMKM

Seperti diketahui, telah ditetapkan bahwa 40 persen anggaran negara bisa digunakan untuk menggerakkan ekonomi melalui UMKM.

Ganjar menerangkan, dengan aplikasi Blangkon Jateng, maka pengadaan barang dan jasa di bawah Rp 200 juta bisa dilakukan dengan mudah.

Apabila hendak membeli makanan, minuman atau sesuatu yang nilainya di bawah angka itu, maka bisa dilakukan.

"Caranya bagaimana, tidak usah lelang karena cukup menggunakan aplikasi Blangkon Jateng ini," imbuh Ganjar.

Baca juga: Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

“Nah, tadi kami sharing dengan teman-teman Gorontalo agar UMKM di setiap daerah bisa melakukan partisipasi dan mendapatkan rejeki dengan cara yang mudah. Kami latih mereka untuk bisa masuk dalam aplikasi Blangkon Jateng," sambungnya.

 

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.