Sekolah Tatap Muka di Surabaya, Guru Harus Sudah Divaksin 2 Kali, Siswa Tak Perlu Swab

Kompas.com - 24/05/2021, 21:43 WIB
Ilustrasi pendidikan sebelum pandemi DOK. SINAR MASIlustrasi pendidikan sebelum pandemi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pembelajaran tatap muka di sekolah akan mulai berjalan setelah libur Lebaran.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan, seluruh guru atau tenaga pengajar dalam sekolah tatap muka itu harus sudah menjalani dua kali vaksin.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Senin (24/5/2021).

"Kita sudah menyiapkan seluruh guru divaksin. Kalau guru masih satu kali vaksin, maka dia tidak boleh melakukan (mengajar) tatap muka, kecuali yang sudah dua kali (vaksin)," kata Eri, Senin.

Baca juga: Bermula 2 Orang Penghuni Positif Covid-19, Terbongkar 12 Warga Rusun Penjaringan Sari Surabaya Terinfeksi Corona

Wajib terapkan protokol kesehatan ketat

Ilustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker.DOK. PIXABAY Ilustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, Eri menyebut, dalam proses pembelajaran tatap muka di sekolah, pemkot juga mewajibkan setiap lembaga pendidikan menerapkan SOP protokol kesehatan secara ketat.

Di antaranya menyediakan fasilitas cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, penataan jarak tempat duduk siswa, serta mewajibkan memakai masker dan face shield.

"Pengisiannya (kapasitas) adalah 25 persen dari ruang kelas. Siswa juga tidak boleh keluar dari ruangan. Jadi istirahatnya hanya di ruangan kelas, makan, setelah itu selesai, langsung pulang," tutur Eri.

Namun, Eri menyebut, para siswa tak perlu melakukan tes usap saat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Siswa tatap muka tetap diukur suhunya, tapi tidak perlu swab," kata Eri.

Baca juga: Keroyok Seorang Pria, 9 Anggota Ormas Baru Tahu yang Dipukuli Ternyata Polisi

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peradangan pada Alat Vital Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur, Polda Sulsel: Harus Diperiksa Ulang

Peradangan pada Alat Vital Korban Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur, Polda Sulsel: Harus Diperiksa Ulang

Regional
Tersangka Kasus Tambang Liar Punya Senpi Ilegal untuk Takut-takuti Orang

Tersangka Kasus Tambang Liar Punya Senpi Ilegal untuk Takut-takuti Orang

Regional
Cerita Siboen, YouTuber Lulusan SD Berpenghasilan Rp 150 Juta, Sempat Dikira Pesugihan

Cerita Siboen, YouTuber Lulusan SD Berpenghasilan Rp 150 Juta, Sempat Dikira Pesugihan

Regional
Soal Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Bid Propam Polda Sulsel Periksa 6 Polisi

Soal Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Bid Propam Polda Sulsel Periksa 6 Polisi

Regional
BPBD Karawang Imbau Masyarakat Waspada Dampak La Nina

BPBD Karawang Imbau Masyarakat Waspada Dampak La Nina

Regional
Debitur Pinjol Masih Diancam dan Dimaki meski Sudah Bayar Kewajiban, 3 Penagih Ditangkap

Debitur Pinjol Masih Diancam dan Dimaki meski Sudah Bayar Kewajiban, 3 Penagih Ditangkap

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Perempuan dan Pensiunan TNI di Kamar Kos

Terungkap Penyebab Kematian Perempuan dan Pensiunan TNI di Kamar Kos

Regional
Saat Toko Online Jadi Pendongkrak 'Cuan' Pengusaha Tanaman Hias

Saat Toko Online Jadi Pendongkrak "Cuan" Pengusaha Tanaman Hias

Regional
Bupati Lamongan Cek Kesiapan Hadapi Bencana Hidrometeorologi hingga La Nina

Bupati Lamongan Cek Kesiapan Hadapi Bencana Hidrometeorologi hingga La Nina

Regional
'Tersangka Tidak Melawan tapi Anggota Malah Menembaknya 5 Kali'

"Tersangka Tidak Melawan tapi Anggota Malah Menembaknya 5 Kali"

Regional
Seorang Perempuan dan Pensiunan TNI Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Motifnya Diduga Masalah Asmara

Seorang Perempuan dan Pensiunan TNI Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Motifnya Diduga Masalah Asmara

Regional
Rumah Retak karena Gempa Swarm, Warga Ambarawa Pilih Tidur di Tenda

Rumah Retak karena Gempa Swarm, Warga Ambarawa Pilih Tidur di Tenda

Regional
2 Hari Berturut-turut, Penyu Ditemukan Mati di Pantai Bantul dan Gunungkidul

2 Hari Berturut-turut, Penyu Ditemukan Mati di Pantai Bantul dan Gunungkidul

Regional
Kisah Vivin, Rintis Batik dari Pelosok Desa, Modal Rp 100.000, Kini Omzet Puluhan Juta

Kisah Vivin, Rintis Batik dari Pelosok Desa, Modal Rp 100.000, Kini Omzet Puluhan Juta

Regional
Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Kapolres Luwu Utara Diperiksa

Buronan Ditembak meski Tak Melawan, Kapolres Luwu Utara Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.