Kabel Optik Telkom di Jayapura Masih Putus, Kapasitas Jaringan Internet Cadangan Baru 3 Persen

Kompas.com - 24/05/2021, 11:36 WIB
Beberapa awak media di Jayapura harus mencari lokasi jaringan internet untuk bekerja karena saat ini koneksi internet di Jayapura terganggu karena kabel optik bawah laut milik Telkom Grup putus di perairan Sarmi-Biak sejak 30 April 2021, Jayapura, Papua, Senin (24/5/2021) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIBeberapa awak media di Jayapura harus mencari lokasi jaringan internet untuk bekerja karena saat ini koneksi internet di Jayapura terganggu karena kabel optik bawah laut milik Telkom Grup putus di perairan Sarmi-Biak sejak 30 April 2021, Jayapura, Papua, Senin (24/5/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Proses perbaikan kabel bawah laut milik Telkom Grup yang putus di perairan Sarmi-Biak, masih berjalan. Hingga saat ini, jaringan internet masih menggunakan jalur satelit.

Hanya saja, kapasitas layanan internet menggunakan satelit, baru bisa memenuhi sedikit kebutuhan data masyarakat Jayapura.

"Kapasitas cadangan 4,7 gbps (giga bit per detik), pemakaian data menggunakan optik sekitar 150 gbps, jadi baru ter-back up tiga persen," ujar General Manager Telkom Wilayah Papua, Sugeng Widodo, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (24/5/2021).

Sebagian besar penggunaan jaringan cadangan masih diprioritaskan bagi kantor pemerintahan dan layanan umum seperti rumah sakit.

Baca juga: Menyoal Putusnya Jaringan Internet di Papua, Benarkah akibat Faktor Alam?

Sugeng menjelaskan, kondisi ini yang dimaksud Telkom sebagai situasi normal secara prioritas.

"Normal secara prioritas karena memang beberapa layanan di beberapa lokasi publik memang kita prioritaskan supaya pemerintahan tetap bisa berjalan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk proses perbaikan, Sugeng menyebut saat ini kapal dalam perjalanan menuju Jayapura.

Dari Jayapura kapal akan segera menuju lokasi perbaikan.

"Mudah-mudahan 27 Mei sudah sandar di Jayapura untuk muat logistik," kata Sugeng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personil Disebar, Bagikan Masker hingga Sembako

Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personil Disebar, Bagikan Masker hingga Sembako

Regional
Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Regional
Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Regional
Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Regional
Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Regional
Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Regional
Baru 3 Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Jadi Tahanan KPK karena Suap Dana Hibah

Baru 3 Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Jadi Tahanan KPK karena Suap Dana Hibah

Regional
Belajar dari Sejumlah Kejadian, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta Vaksinasi

Belajar dari Sejumlah Kejadian, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta Vaksinasi

Regional
3 Pemancing Tenggelam di NTB, Sempat Mengapung Pakai Jeriken, 1 Orang Masih Hilang

3 Pemancing Tenggelam di NTB, Sempat Mengapung Pakai Jeriken, 1 Orang Masih Hilang

Regional
13 Kura-kura Leher Ular Asal NTT Dibawa dari Singapura Kembali ke Habitatnya

13 Kura-kura Leher Ular Asal NTT Dibawa dari Singapura Kembali ke Habitatnya

Regional
Gadis di Bawah Umur di Nganjuk Diduga Hendak Dijajakan ke Pria Hidung Belang, Digerebek Saat Konsumsi Sabu-sabu

Gadis di Bawah Umur di Nganjuk Diduga Hendak Dijajakan ke Pria Hidung Belang, Digerebek Saat Konsumsi Sabu-sabu

Regional
Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB, Tahun Lalu Sempat Bantu Tangani Covid-19 di DIY

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB, Tahun Lalu Sempat Bantu Tangani Covid-19 di DIY

Regional
162 Anak di Tasikmalaya Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

162 Anak di Tasikmalaya Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

Regional
Bayi Laki-laki dari Pasien Covid-19 di RS Lapangan Dinyatakan Sehat dan Stabil

Bayi Laki-laki dari Pasien Covid-19 di RS Lapangan Dinyatakan Sehat dan Stabil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.