Warga Cilacap yang Kontak dengan ABK Positif Covid-19 Varian India Di-tracing

Kompas.com - 22/05/2021, 20:17 WIB
Konferensi pers tentang ABK yang terpapar Covid-19 varian India di Pendapa Pemkab Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2011) . KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINKonferensi pers tentang ABK yang terpapar Covid-19 varian India di Pendapa Pemkab Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (22/5/2011) .

CILACAP, KOMPAS.com - Satuan Tugas Covid-19 bergerak cepat mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian India atau B1617.2 yang terdeteksi pada 13 anak buah kapal (ABK) asal Filipina di Cilacap, Jawa Tengah.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, telah melakukan tracing terhadap 32 tenaga kesehatan (nakes) yang diduga tertular dari para ABK saat menjalani isolasi.

"Kami melakukan 3T (testing, tracing, treatment) semua kontak erat dari nakes dan karyawan RSUD Cilacap," kata Tatto saat konferensi pers di Pendapa Kabupaten Cilacap, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Varian Covid-19 yang Ditemukan di Cilacap Disebut Menular Lebih Cepat

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengatakan, Satgas tidak hanya melakukan tracing terhadap nakes, tapi juga kepada masyarakat yang kontak.

"Yang kontak erat sudah di-tracing, termasuk warga dan rekan RSUD Cilacap," kata Leganek.

Leganek mengatakan, saat ini tengah menunggu hasil tes genome 32 nakes untuk memastikan yang bersangkutan terpapar Covid-19 varian India atau bukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi klaster RSUD Cilacap ini sedang dites, untuk PCR belum dipastikan jenis apa, jadi harus ada tes lanjutan antara satu hingga dua minggu," ujar Leganek.

Baca juga: 32 Nakes Positif Covid-19, Layanan Rawat Jalan RSUD Cilacap Tutup Sepekan

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 32 nakes di RSUD Cilacap, Jawa Tengah, terpapar Covid-19.

Sebagian besar di antara mereka terkait dengan perawatan 13 anak buah kapal (ABK) asal Filipina yang belakangan diketahui terpapar Covid-19 B1617.2 atau varian India.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakanya Ditolak 5 RS

Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakanya Ditolak 5 RS

Regional
Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Regional
PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

Regional
Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Regional
'Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?'

"Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?"

Regional
Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Regional
Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak PPKM di Semarang, Polisi Pastikan Hoaks

Regional
Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Rampas Motor Warga, Oknum Polisi Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri, Begini Ceritanya

Regional
ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

ITS Luncurkan PlasmaHub, Platform Digital Pertemukan Donor Plasma Konvalesen dan Pasien Covid-19

Regional
Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Anak Perempuannya Hilang di Bukit Jin Dumai, Ayah: Ayo Sayang Mamak Sudah Nunggu, Pulang...

Regional
Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Jual Kerak Telor Baru Laku 2 Porsi, Yanti Kaget Sisa Dagangannya Diborong Kapolda Rp 1,3 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

[POPULER NUSANTARA] Kisah Pilu Shiri Berjuang Mencari Oksigen untuk Ibunya | Penemuan Jenazah Ibu dan Anak

Regional
Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Kasus Covid-19 Gorontalo Meningkat, BOR Isolasi dan RS di Atas 50 Persen

Regional
Pria di Makassar Menembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Pria di Makassar Menembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran

Regional
Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Gara-gara Rampas Motor Warga, Anggota Polisi Babak Belur Dihajar Massa hingga Tak Sadarkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X