Cerita Manisnya Hubungan Sumbar-Palestina, Bantuan Gempa Dibalas Ambulans Padang

Kompas.com - 22/05/2021, 14:27 WIB
Ambulans bantuan Pemkot Padang untuk membantu warga Palestina. Foto Dok. FB Diskominfo PadangAmbulans bantuan Pemkot Padang untuk membantu warga Palestina.

PADANG, KOMPAS.com-Sumatera Barat dengan Palestina memiliki hubungan erat yang terjalin sudah sejak lama.

Pada tahun 2009 lalu, Ibu Kota Sumbar, Kota Padang telah menjalin kerja sama kota kembar (sister city) dengan Kota Beit Lahia yang berada di utara Jalur Gaza, Palestina.

Hubungan itu berlanjut ketika secara khusus Wali Kota Beit Lahia memberikan bantuan kemanusiaan saat Padang luluh lantak dihantam gempa 30 September 2009.

"Kita dengan Palestina sudah seperti bersaudara. Hubungan yang dijalin sudah sejak lama. Saatnya kita membantu Palestina," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Rp 500 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Foto Viral Ambulans Berlogo Pemkot Padang Membantu Warga Palestina, Ini Penjelasan Gubernur Sumbar

Donasi terus bergulir

Mahyeldi mengatakan bantuan kemanusiaan untuk Palestina terus bergulir.

Sebelumnya, Pemkot Padang bersama warganya sudah mengirimkan bantuan mobil ambulans untuk membantu warga Palestina yang sedang konflik dengan Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Donasi terus berlanjut dengan adanya bantuan Rp 100 juta dari PNS dan warga Padang beberapa waktu lalu.

Sekarang, donasi Rp 500 juta dari Baznas Sumbar diserahkan ke Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP).

"Kita berharap bantuan ini berguna meringankan penderitaan warga Palestina," kata Mahyeldi.

Baca juga: Penampakan Ambulans Kota Padang di Palestina, Ini Kata Gubernur Sumbar

Kecam tindakan Israel

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengecam tindakan militer Israel atas warga Palestina.

Mahyeldi meminta agar Pemerintah Indonesia memberikan tekanan kepada Israel supaya menghentikan serangan militernya.

"Saya sebagai Gubernur Sumatra Barat meminta kepada pemerintah pusat agar memberikan tekanan kepada Israel, karena Israel telah melakukan pelanggaran,” kata Mahyeldi kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (17/5/2021).

 

Palestina, negara yang dukung dan akui kemerdekaan Indonesia

Menurut Mahyeldi, Israel telah melakukan pelanggaran yang berat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dengan melakukan penyerangan kepada warga sipil Palestina.

Israel juga telah melakukan pelanggaran terhadap kemerdekaan suatu bangsa.

Menurut Mahyeldi, Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang sangat erat.

Palestina merupakan salah satu negara yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia.

"Hubungan erat itu sudah lama terjalin. Untuk itu sebagai negara sahabat kita harus juga mendukung Palestina," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan bangsa Indonesia adalah negara yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Bahkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu juga menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

"Untuk itu, saya sebagai Gubernur Sumatra Barat meminta kepada pemerintah pusat untuk menunjukan sikap yang tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan Israel kepada masyarakat Palestina yang melanggar HAM,” kata Mahyeldi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Regional
Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Regional
3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

Regional
Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Regional
Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Regional
Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Regional
Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Regional
Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Hanyut Pertama Jadi Nama Kampung, hingga Dikenal Angker

Regional
61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

61 Tempat Wisata di Klaten Diizinkan Buka Kembali, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

9 SMP Negeri di Kota Blitar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi, Bagaimana Nasib Pelajar yang Tak Punya Ponsel?

Regional
Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Pendaki Gunung Andong Ditemukan Selamat di Dasar Jurang 30 Meter Usai Hilang 2 Hari

Regional
Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Olah TKP Susur Sungai di Ciamis, Polisi: Arus Tenang, 11 Jenazah Berkumpul di Satu Tempat Berkedalaman 2 Meter

Regional
Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Status PPKM Karawang Turun ke Level 2, Satgas: Vaksinasi Lansia Tercapai Baik

Regional
Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Misteri Wanita Bertato Bunga Mawar Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan 17 Luka Tusukan

Regional
19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

19-20 Oktober Berlaku Ganjil Genap di Puncak Bogor dan Sentul, Antisipasi Libur Maulid Nabi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.