Jembatan di Kabupaten Semarang Rusak Diterjang Banjir, 50 Keluarga Terancam Terisolasi

Kompas.com - 21/05/2021, 12:22 WIB
Seorang warga melewati jembataan Dusun Banaran yang ambles diterjang banjir. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA Seorang warga melewati jembataan Dusun Banaran yang ambles diterjang banjir.

UNGARAN, KOMPAS.com - Sekitar 50 keluarga di RT 4, Dusun Banaran, Desa Bancak, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terancam terisolasi.

Sebabnya, pilar jembatan penghubung antara wilayah ambles akibat banjir.

Kepala Desa Bancak Amin Sunaryo mengatakan ada empat pilar jembatan sepanjang 40 meter tersebut.

"Satu pilar ambles karena tergerus banjir beberapa hari lalu. Akibat pilar ambles, bagian dari jembatan sepanjang 14 meter melengkung patahan sehingga membahayakan warga jika dilewati," ungkapnya, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, Jalan Nasional di Kalbar Lumpuh

Amin mengungkapkan jembatan Dusun Banaran dibangun pada 1999.

"Saat itu pembangunan mendapat stimulus dari pemerintah desa sebesar Rp 2 juta, sisanya swadaya warga," paparnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap agar jembatan tersebut segera diperbaiki agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Jembatan ini satu-satunya akses warga menuju jalan desa. Ada memang jalan setapak, tapi harus memutar agak jauh dan kalau musim hujan tidak bisa dilewati," kata Amin.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menginstruksikan perbaikan jembatan tersebut dimulai dalam waktu 14 hari.

Baca juga: Terbesar dalam 20 Tahun, Banjir di Malinau Meluas ke Kabupaten Nunukan Kaltara

"Ini termasuk bencana alam karena kerusakan disebabkan banjir. Selain perbaikan nanti juga dilakukan penguatan di fondasi pilar agar tidak lagi terjadi kerusakan," jelasnya.

Menurut Ngesti, kerusakan jembatan tersebut karena usia bangunan yang sudah lama.

"Konstruksi memang perlu perbaikan. Kita kembalikan seperti semula, sehingga masih bisa dilalui mobil ukuran kecil," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Rusak Rumah Dinas Bupati Yahukimo, Diduga Protes Pergantian Kepala Distrik

Massa Rusak Rumah Dinas Bupati Yahukimo, Diduga Protes Pergantian Kepala Distrik

Regional
Selebgram Herlin Kenza dan Pemilik Toko yang Timbulkan Kerumunan di Aceh jadi Tersangka

Selebgram Herlin Kenza dan Pemilik Toko yang Timbulkan Kerumunan di Aceh jadi Tersangka

Regional
Tak Punya Surat Vaksin, 3.165 Calon Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Gagal Berangkat

Tak Punya Surat Vaksin, 3.165 Calon Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Gagal Berangkat

Regional
Berkunjung ke Toko Djoen, Mencicipi Rasa Khas Roti Lawas di Yogyakarta

Berkunjung ke Toko Djoen, Mencicipi Rasa Khas Roti Lawas di Yogyakarta

Regional
Ridwan Kamil Perintahkan Pejabat Pemprov Jabar Turun ke Jalan Bantu Warga

Ridwan Kamil Perintahkan Pejabat Pemprov Jabar Turun ke Jalan Bantu Warga

Regional
Hendak Kabur Usai Rampas Motor, Oknum Polisi Ditangkap lalu Dihajar Warga

Hendak Kabur Usai Rampas Motor, Oknum Polisi Ditangkap lalu Dihajar Warga

Regional
Polisi di Kediri Borong Dagangan Pedagang Saat Patroli PPKM Level 4

Polisi di Kediri Borong Dagangan Pedagang Saat Patroli PPKM Level 4

Regional
Menjaga Tradisi Seni Lukis Khombow Khas Asei Sentani Papua

Menjaga Tradisi Seni Lukis Khombow Khas Asei Sentani Papua

Regional
Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas, Kursi Pelaminan Diangkut

Regional
Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Ini Alasan Siti Sumirah Minta Dibawa Ambulans ke Kantor Gubernur Kaltim Setelah Kakaknya Ditolak 5 RS

Regional
Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Kota Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, Dinkes Bantah dan Menolak

Regional
PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

Regional
Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Tiga Orang Rimba Lolos Seleksi Polisi, Singkirkan Ribuan Peserta Lain

Regional
'Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?'

"Pasien Lain Dilayani, Kenapa Kakak Saya Tidak?"

Regional
Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Kedatangan Jenazah Anggota DPR Tertunda, Keluarga Mengamuk dan Rusak Fasilitas Bandara Sorong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X