Ketua DPRD Jateng Sentil Ganjar soal Jalan Rusak di Grobogan-Blora

Kompas.com - 20/05/2021, 20:02 WIB
Kondisi Jalan Rusak di Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (18/3/2021) KOMPAS.com/ARIA RUSTA YULI PRADANAKondisi Jalan Rusak di Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Kamis (18/3/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng) Bambang Kusriyanto menyinggung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait kondisi jalan Grobogan-Blora yang masih rusak.

Bambang mengeluhkan, kondisi jalan tersebut karena persoalan itu tidak pernah selesai sejak dirinya masih kecil.

"Sejak saya kecil sampai dewasa, jalan Semarang-Blora itu selalu persoalannya adalah jalan, macetlah, sempit, rusak itu selalu. Maka pada diskusi kemarin ini Pak Gubernur dua periode, kenapa enggak bisa menyelesaikan Purwodadi-Blora, harusnya bisa diselesaikan," ucapnya saat penanaman 15.000 pohon di bantaran Sungai Bengawan Solo, Blora, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: 20 Tahun Jalan Rusak Parah Tidak Diperbaiki, Warga Ngawi Akhirnya Urunan

Dikatakan Bambang, dirinya telah menghubungi Dinas PU Cipta Karya dan Bina Marga Jateng untuk menanyakan anggaran yang tersedia untuk memperbaiki jalan rusak.

"Saya telepon ke Dinas PU, berapa anggaran tahun 2022 untuk Purwodadi Blora, ternyata baru diplot Rp 30 miliar, saya sampaikan enggak selesai," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp 100 miliar.

"Harusnya diselesaikan tuntas, karena masa baktinya Pak Gubernur ini mau selesai," ujarnya.

Gubernur Ganjar, kata Bambang, bahkan pernah berjanji akan menyelesaikan persoalan jalan rusak yang ada di Jateng.

Baca juga: Terdapat 964 Km Jalan Rusak, DPRD Minta Bupati Blora Ajukan Pinjaman Rp 500 Miliar

Dia berharap, Ganjar harus menyelesaikan masalah jalan rusak sebelum tugasnya berakhir.

"Karena pernah disosialisasikan Jawa tengah tanpa lubang sampai disindir orang, jalannya tanpa lubang, lubangnya jalan-jalan," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Proyek 'Malioboro' Tegal,  PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Tolak Proyek "Malioboro" Tegal, PKL Hingga Sopir Angkot Geruduk DPRD

Regional
Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Langkah Bupati Semarang Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Selama Dua Hari, Seorang Warga Ditemukan di Pulau Tak Berpenghuni

Regional
Ini Isi 'Chat' WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Ini Isi "Chat" WhatsApp Bupati Bojonegoro hingga Diadukan Wabup ke Polisi

Regional
Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Bertemu Anak yang Yatim Piatu akibat Covid-19, Mensos Risma: Mulai Sekarang Sayalah Pengganti Orangtuamu

Regional
4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

4 Ekor Paus Mati Terdampar dalam 2 Pekan di Pantai Bima, BKSDA Sebut Fenomena Baru

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

[POPULER NUSANTARA] Kades Nyentrik Sulap Bekas Tambang Jadi Destinasi Wisata | Perumahan Angling Dharma yang Dikira Kerajaan

Regional
Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Regional
'Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit'

"Kalau KKP Tak Bisa Bantu Nelayan, Minimal Jangan Mempersulit"

Regional
Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Sempat Berkilah, Ibu yang Jambak Anaknya Langsung Pucat Saat Polisi Datang dan Perlihatkan Video yang Viral

Regional
Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena 'Chat' WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Adukan Bupati Bojonegoro ke Polisi karena "Chat" WhatsApp, Wabup: Isinya Fitnah, Menyerang Pribadi dan Keluarga Saya

Regional
KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

Regional
Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Senangnya Warga Cilacap Dapat Kaus dari Jokowi

Regional
Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Kasus Perusakan Batu Nisan di Pemakaman Muslim Sukoharjo Berakhir Damai

Regional
Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Disdik Blora Terapkan Kebijakan Tes Antigen Acak kepada Siswa dan Guru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.