Tak Terima Anaknya Dipukul, Pria di Kaltara Tembak Kepala Tetangga hingga Tewas

Kompas.com - 19/05/2021, 17:37 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan

TANJUNG SELOR, KOMPAS.com – Seorang pria warga Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, berinsial J (31) menembak S, tetangganya sendiri karena tak terima anaknya dipukul.

Tersangka J menembak bagian kepala korban menggunakan senapan laras panjang jenis penabur.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di tempat.

"Kejadiannya Minggu 15 Mei 2021 sekitar pukul 19.00 Wita," Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Muhammad Khomaini saat dihubungi wartawan, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Kesal Dituduh Curi Jahe, Petani Asal Sumsel Tembak Teman hingga Tewas

Sebelum kejadian, kata Khomaini, J sempat mendatangi S mempertanyakan alasan anaknya dipukul. Namun, korban justru mengajak pelaku untuk berkelahi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas hal tersebut, pelaku pulang ke rumah mengambil senapan dan kembali mendatangi rumah korban.

"Karena tak lagi dapat membendung emosi, tersangka langsung menarik pelatuk senapan ke arah kepala korban yang sedang berdiri di atas rumah panggungnya,’’ tuturnya.

Usai menembak korban, kata dia, tersangka menggunakan sepeda motornya pergi ke hutan.

"Senapan itu rakitan dia sendiri, jadi dia biasa berburu di hutan. Agak ngeri juga keahliannya karena bisa merakit senjata," katanya.

Baca juga: Ingin Bunuh Polisi, Pria Ini Tembak Kepala Korban tetapi Peluru Tak Meledak

Khomaini menduga jika tersangka pergi ke hutan juga merasa takut dihakimi warga.

"Tersangka setelah dua hari akhirnya kembali ke rumah karena sejak kejadian tidak makan. Saat dia tahu ada petugas, dia terkejut dan melawan menggunakan parang. Terpaksa kami menembak kakinya,: kata Khomaini.

Petugas mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Vario warna biru milik tersangka, satu pucuk senjata penabur, dua butir proyektil penabur, satu set pakaian korban, sebilah parang, satu buah dompet, dan dua buat telepon genggam.

Tersangka J dijerat Pasal 340 KUHP juncto Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP juncto UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api.

"Ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Karawang Bisa Melapor Langsung ke Kapolres Lewat Nomor Ini

Warga Karawang Bisa Melapor Langsung ke Kapolres Lewat Nomor Ini

Regional
Setahun Tol Pekanbaru-Dumai, Sudah Dilewati 4 Juta Kendaraan

Setahun Tol Pekanbaru-Dumai, Sudah Dilewati 4 Juta Kendaraan

Regional
Mayat Perempuan 14 Tahun Tergeletak di Lapangan Voli, Diduga Diracun, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Mayat Perempuan 14 Tahun Tergeletak di Lapangan Voli, Diduga Diracun, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Regional
Fish Apartement, Usaha Agar Ikan Kembali ke Pantai yang Dirusak Potas dan Bom Ikan

Fish Apartement, Usaha Agar Ikan Kembali ke Pantai yang Dirusak Potas dan Bom Ikan

Regional
Ganjil Genap Mulai Berlaku di Baturraden, Belasan Kendaraan Diputar Balik

Ganjil Genap Mulai Berlaku di Baturraden, Belasan Kendaraan Diputar Balik

Regional
Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Regional
Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Regional
Tergeletak di Lapangan Voli, Remaja 14 Tahun Ini Ternyata Sudah Tewas

Tergeletak di Lapangan Voli, Remaja 14 Tahun Ini Ternyata Sudah Tewas

Regional
Hilang Sejak Awal September 2021, Wanita 25 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

Hilang Sejak Awal September 2021, Wanita 25 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

Regional
Ibu Ini Mengaku Anggota DPRD DKI Jakarta Agar Lolos Ganjil Genap Puncak Bogor

Ibu Ini Mengaku Anggota DPRD DKI Jakarta Agar Lolos Ganjil Genap Puncak Bogor

Regional
Manfaatkan Penjualan Online, Industri Bakpia Rumahan Mulai Bangkit dari Pandemi

Manfaatkan Penjualan Online, Industri Bakpia Rumahan Mulai Bangkit dari Pandemi

Regional
Satgas Operasi Madago Raya Sebar Foto 4 Anggota MIT yang Tersisa

Satgas Operasi Madago Raya Sebar Foto 4 Anggota MIT yang Tersisa

Regional
Cerita Lansia 71 Tahun Divaksin Covid-19: Sudah Cari, Selalu Tidak Kebagian, Baru Sekarang Dapat

Cerita Lansia 71 Tahun Divaksin Covid-19: Sudah Cari, Selalu Tidak Kebagian, Baru Sekarang Dapat

Regional
Mantri Hewan yang Ditemukan Tewas Pinggir Sawah Diduga Korban Pembunuhan

Mantri Hewan yang Ditemukan Tewas Pinggir Sawah Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wonogiri, 32 Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wonogiri, 32 Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.