Diduga Kelalaian Petugas Medis, Bayi dan Ibu Meninggal Saat Persalinan, Keluarga Sebut Suster Sibuk Main Ponsel

Kompas.com - 19/05/2021, 16:50 WIB
Suami dari Ripa Nanda Damanik, korban yang meninggal dunia akibat diduga kelalaian medis saat menunjukkan foto korban, Selasa (18/5/2021).( TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)Suami dari Ripa Nanda Damanik, korban yang meninggal dunia akibat diduga kelalaian medis saat menunjukkan foto korban, Selasa (18/5/2021).(
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ripa Nanda Damanik, warga Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. meninggal dunia saat melahirkan bayi pertamanya.

Tak hanya nyawa sang ibu. Nyawa sang bayi juga tak bisa diselamatkan. Meninggalnya ibu dan bayinya tersebut diduga karena kelalain petugas medis.

Rindu Aritonang (55) bercerita, menantunya meninggal saat melahirkan di Rumah Sakit Bunda Mulia, Kisaran.

Baca juga: Tutupi Kehamilan, Pelajar Ini Mengaku Perutnya Besar Usai Operasi Usus Buntu, Melahirkan Sendiri di Kamar Mandi

Saat menceritakan hal tersebut, wajahnya terlihat kuyu karena kehilangan menantu dan cucunya.

Rindu bercerita, saat tiba di rumah sakit, petugas medis mengatakan bahwa Ripa bisa melahirkan secara normal.

Namun, karena Ripa dalam kondisi kesakitan, Rindu dan keluarganya meminta untuk segera ada tindakan operasi untuk Ripa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ibu Hamil Sampai Ditandu ke Puskesmas, Pemkab Pandeglang: Lahannya Milik PTPN

Lagi-lagi, pihak rumah sakit meminta keluarga untuk menunggu.

"Waktu sampai di rumah sakit itu kami sudah minta agar menantu kami ini dioperasi. Tapi, susternya bilang menantu saya ini masih bisa melahirkan normal," kata Rindu, Selasa (18/5/2021), dikutip dari Tribun Medan.

Hal yang membuat Rindu dan keluarga kesal, semua petugas medis terkesan acuh tak acuh. Bahkan, menurut dia, beberapa suster yang berjaga sibuk dengan bermain ponsel.

"Susternya terlalu lalai, gila main handphone semua. Gara-gara itu semua, menantu dan cucuku meninggal dunia dibuat mereka," kata Rindu menahan derai air mata.

Baca juga: Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya hingga Melahirkan Anak Kembar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pengungsi Korban Banjir Kalteng Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

2 Pengungsi Korban Banjir Kalteng Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

Regional
54 Sekolah di Samarinda Bakal Belajar Tatap Muka, Hanya Berlangsung 2 Jam

54 Sekolah di Samarinda Bakal Belajar Tatap Muka, Hanya Berlangsung 2 Jam

Regional
Usai Bentangkan Poster, Suroto Diperiksa 4 Jam di Kantor Polisi, Ketakutan Saat Pulang Seorang Diri

Usai Bentangkan Poster, Suroto Diperiksa 4 Jam di Kantor Polisi, Ketakutan Saat Pulang Seorang Diri

Regional
Kodam III Siliwangi Terjunkan 46 Vaksinator, Sasar Desa 3T di Karawang

Kodam III Siliwangi Terjunkan 46 Vaksinator, Sasar Desa 3T di Karawang

Regional
Pemkab Gunungkidul Kesulitan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Pemkab Gunungkidul Kesulitan Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Pelajar di Sumbar Dijemput Pakai Bus ke Sekolah untuk Divaksin

Pelajar di Sumbar Dijemput Pakai Bus ke Sekolah untuk Divaksin

Regional
Gara-gara Gugat Cerai Istri, Buronan Koruptor Proyek PPI Garut Tertangkap Setelah 12 Tahun Kabur

Gara-gara Gugat Cerai Istri, Buronan Koruptor Proyek PPI Garut Tertangkap Setelah 12 Tahun Kabur

Regional
BMKG Keluarkan Peringatan Adanya Gelombang Tinggi di Wilayah Utara Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Adanya Gelombang Tinggi di Wilayah Utara Sulut

Regional
'Saya Teriak 'Pak Jokowi' Sambil Angkat Poster Tinggi-tinggi'

"Saya Teriak 'Pak Jokowi' Sambil Angkat Poster Tinggi-tinggi"

Regional
Wali Kota Magelang Minta Siswa Tak Berlama-lama di Sekolah Selama PTM Terbatas

Wali Kota Magelang Minta Siswa Tak Berlama-lama di Sekolah Selama PTM Terbatas

Regional
Gubernur NTB: Pokoknya Kita Tidak Akan Bikin Masyarakat Menderita Menjadi Korban

Gubernur NTB: Pokoknya Kita Tidak Akan Bikin Masyarakat Menderita Menjadi Korban

Regional
5 Remaja yang Tewas di Kaltim Minum 4 Liter Hand Sanitizer

5 Remaja yang Tewas di Kaltim Minum 4 Liter Hand Sanitizer

Regional
Mahasiswa Telkom University Ciptakan Inovasi Gelang Pendeteksi Tsunami

Mahasiswa Telkom University Ciptakan Inovasi Gelang Pendeteksi Tsunami

Regional
Sembunyi Sepekan Takut Diamankan Lagi, Suroto Baru Keluar Rumah Setelah Dapat Undangan Jokowi

Sembunyi Sepekan Takut Diamankan Lagi, Suroto Baru Keluar Rumah Setelah Dapat Undangan Jokowi

Regional
Jokowi Soroti Timpangnya Vaksinasi di Sumut, Beri Pesan ke Forkopimda: Hati-hati

Jokowi Soroti Timpangnya Vaksinasi di Sumut, Beri Pesan ke Forkopimda: Hati-hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.