2 Selebgram Makassar yang Ditangkap karena Kasus Pengeroyokan Laporkan Balik Korbannya

Kompas.com - 19/05/2021, 16:42 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Dua orang selebgram wanita berinisial LT dan DW yang ditangkap polisi karena kasus pengeroyokan melaporkan balik korbannya ke Polsekta Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Polsekta Tamalate Kompol Ahmad Yulias membenarkan kedua selebgram tersebut melaporkan balik korbannya.

“Kasus pengeroyokan yang melibatkan tiga orang selebgram di Makassar masih dalam proses. Di mana kedua selebgram yang ditangkap oleh Polrestabes Makassar melaporkan balik korban di Polsekta Tamalate,” kata Ahmad Yulias saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Penculikan Anak di Makassar untuk Ditukar 4 Tabung Gas, Awalnya Diiming-imingi Uang Rp 5.000

Ahmad Yulias mengungkapkan, kedua selebgram itu melaporkan korban ke polisi karena dicakar saat terlibat perkelahian dengan korban di sebuah rumah kos di Jalan Kumala beberapa waktu lalu.

“Kita lihat saja nanti hasil visumnya dan hasil penyelidikan,” tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku, kasus yang menjerat keduanya saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak Polrestabes Makassar.

“Kita sudah terima laporan kedua pelapor dan kita sudah visum juga sesuai dengan prosedur. Entah bagaimana hasilnya, nantilah kita umumkan. Kasus yang kita terima laporannya masih dalam proses, demikian kasus kedua pelapor yang sementara berproses di Polrestabes Makassar,” ujarnya.

Baca juga: Dua Selebgram Makassar Ditangkap gara-gara Video Keroyok Gadis Viral di Medsos

Diberitakan sebelumnya, dua orang selebgram berinisial DW dan LT ditangkap tim Jatanras Polrestabes Makassar setelah videonya mengeroyok seorang gadis bernama AW viral di berbagai media sosial (medsos).

Kedua selebgram tersebut ditangkap di rumahnya masing-masing, Rabu (12/5/2021) dinihari.

Kedua selebgram yang ditangkap tersebut dalam videonya terlibat percekcokan dengan seorang gadis hingga berakhir pada pengeroyokan di sebuah rumah kos di Makassar.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipdaa Nasrullah yang dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut dilatar belakangi ketersinggungan di media sosial.

Kedua selebgram dan korban kemudian bertemu, hingga terjadi percekcokan dan akhirnya terjadi pengeroyokan.

“Korban yang mengalami pengeroyokan tersebut telah melaporkan ke Polsek Tamalate, Kota Makassar, pada 5 Mei 2021 lalu," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kasus Video Vaksinasi Tanpa Tekan Alat Suntik, 3 Orang Tak Mau Divaksin Dosis Kedua Jadi Kendala Penyelidikan

Soal Kasus Video Vaksinasi Tanpa Tekan Alat Suntik, 3 Orang Tak Mau Divaksin Dosis Kedua Jadi Kendala Penyelidikan

Regional
Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Pekerja Migran yang Pulang ke Indonesia Tak Lagi Mendarat di Bandara Juanda, Hanya Bisa Lewat 2 Bandara Ini

Regional
Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Berhasil Dievakuasi dari Jurang, Jenazah Suster Gabriela Akan Dibawa ke Jayapura Besok

Regional
Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Pemkot Yogyakarta Gencarkan Skrining Ketat Saat Akhir Pekan, Kesulitan Terapkan Ganjil Genap

Regional
Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Pulang Usai Shalat Subuh, Seorang Warga Temukan Mayat di Sawah, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Kasus Covid-19 Diklaim Melandai, BOR RS di Surabaya Mayoritas Diisi Warga Luar Daerah

Regional
Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Tak Lagi Gratis, Tarif Naik KA Bandara YIA Mulai Rp 10.000

Regional
Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Candi Borobudur Mulai Buka untuk Wisatawan, Ini Syaratnya

Regional
DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

DPRD Kota Tegal Minta Ratusan Warga yang Tolak Vaksin Tetap Diberi Bansos Beras 20 Kg

Regional
Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Soal Ibu Rumah Tangga yang Pikul Utang Almarhum Suami Senilai Rp 224 Juta, Ini Penjelasan Bank

Regional
Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Regional
Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Diwarnai Kontak Senjata, Jenazah Suster Gabriela Akhirnya Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Regional
Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Puluhan Anjing Selamat dari Penyelundupan untuk Dikonsumsi, Victor: Mau Dimakan Keadaan Hamil, Tidak Ada Otaknya

Regional
Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Banjir Terjang Pulau Buru, 364 Rumah Warga Terendam dan Jembatan Penghubung Rusak Berat

Regional
Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Bogor: Jangan Lihat Persentase, tapi Jumlah Penduduk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.