Mengapa Emosi Pemudik Bisa Meledak-ledak di Muka Umum? Ini Kata Psikolog

Kompas.com - 19/05/2021, 09:12 WIB
Wanita yang videonya memaki petugas di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, menuju ke Pantai Anyer, viral, akhirnya menyesal dan minta maaf.  KOMPAS.com/RASYID RIDHOWanita yang videonya memaki petugas di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, menuju ke Pantai Anyer, viral, akhirnya menyesal dan minta maaf.

BANDUNG, KOMPAS.com - Belum lama ini, beberapa video pemudik marah saat diminta untuk putar balik oleh petugas viral di media sosial.

Salah satunya seorang wanita yang mengamuk ke petugas karena diminta untuk putar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon.

Baca juga: Ini Alasan Wanita yang Videonya Viral di Pos Penyekatan ke Anyer Ngamuk ke Petugas

Wanita yang hendak ke Anyer ini sampai memaki petugas. 

Baca juga: Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Anyer: Saya Menyesal, Mohon Dimaafkan

Menurut pakar psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad), Ahmad Gimmy Pratama, kondisi ini diakibatkan sejumlah faktor.

Baca juga: Peluk Pemudik yang Emosi, Polisi: Sambil Gemetar, Dia Bilang Ingin Mudik Bertemu Anaknya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dalam psikologi, marah itu adalah perilaku. Jadi, semua yang berkaitan dengan perilaku bisa dilihat latar belakangnya,” ungkap Gimmy saat dihubungi, Rabu (19/5/2021).

Kepala Departemen Psikologi Klinis Fakultas Psikologi Unpad tersebut menjelaskan, perilaku marah seseorang dilatarbelakangi aspek personal dan lingkungan.

Di aspek personal, marah dipengaruhi sistem psikofisiologis. Mulai dari tingkat ketahanan fisik hingga kemampuan berpikir, mengelola emosi, serta kemampuan individu dalam membaca nilai-nilai yang ada di sekitar.

Sementara aspek lingkungan, perilaku marah dipengaruhi kondisi lingkungan sekitar, cuaca, hingga reaksi lingkungan sosial maupun lingkungan fisiknya.

Jika dikaitkan dengan peristiwa pemudik yang marah-marah saat ditegur polisi, itu diakibatkan luapan emosi yang mengendap saat pemudik melakukan perjalanan.

Kondisi lalu lintas yang macet ditambah fisik lelah dan cuaca panas akan membuat emosi seseorang mengendap.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

701 Warga Meninggal akibat Covid-19, Dinkes Banyuwangi: Pasien Tiba di RS dalam Kondisi Parah

701 Warga Meninggal akibat Covid-19, Dinkes Banyuwangi: Pasien Tiba di RS dalam Kondisi Parah

Regional
Kerap Hadapi Kasus Serangan Buaya, Tim SAR Pangkalpinang: Belum Ada Latihan Khusus

Kerap Hadapi Kasus Serangan Buaya, Tim SAR Pangkalpinang: Belum Ada Latihan Khusus

Regional
Angka Kasus Harian Covid-19 di Solo Naik di Atas 50 Kasus Per 15 Juni

Angka Kasus Harian Covid-19 di Solo Naik di Atas 50 Kasus Per 15 Juni

Regional
212 Tenaga Kesehatan dan Pegawai RSHS Bandung Terpapar Covid-19

212 Tenaga Kesehatan dan Pegawai RSHS Bandung Terpapar Covid-19

Regional
Bupati Jember Sebut Banyak Warga Tidak Mau Divaksin karena Takut Disuntik

Bupati Jember Sebut Banyak Warga Tidak Mau Divaksin karena Takut Disuntik

Regional
DIY Tidak 'Lockdown', Sultan HB X: Pemerintah Tak Sanggup Ganti Biaya Hidup Warga

DIY Tidak "Lockdown", Sultan HB X: Pemerintah Tak Sanggup Ganti Biaya Hidup Warga

Regional
Wali Kota Surabaya: Orangtua Saya dari Bangkalan, Saya Sedih Ada yang Bilang Diskriminasi

Wali Kota Surabaya: Orangtua Saya dari Bangkalan, Saya Sedih Ada yang Bilang Diskriminasi

Regional
Pengungsi Longsor yang Terpapar Covid-19 di Cianjur Bertambah

Pengungsi Longsor yang Terpapar Covid-19 di Cianjur Bertambah

Regional
Di Tengah Kontroversi, Bupati Banjarnegara Nobar Wayang Kulit: Semua Maskeran Kecuali Wayangnya

Di Tengah Kontroversi, Bupati Banjarnegara Nobar Wayang Kulit: Semua Maskeran Kecuali Wayangnya

Regional
Usai Temui Demonstran yang Tolak Penyekatan, Ini Kata Wali Kota Surabaya

Usai Temui Demonstran yang Tolak Penyekatan, Ini Kata Wali Kota Surabaya

Regional
Ini Kronologi dan Kondisi Wakil Bupati Kendal Usai Terpapar Covid-19

Ini Kronologi dan Kondisi Wakil Bupati Kendal Usai Terpapar Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 di Bali Meningkat, Dinkes Sebut Dipengaruhi Lonjakan Kasus di Luar Daerah

Pasien Covid-19 di Bali Meningkat, Dinkes Sebut Dipengaruhi Lonjakan Kasus di Luar Daerah

Regional
Umumkan Diri Positif Covid-19, Wabup Kendal Undang Wartawan ke Rumah Dinasnya

Umumkan Diri Positif Covid-19, Wabup Kendal Undang Wartawan ke Rumah Dinasnya

Regional
Camat Kunker ke Yogyakarta Saat Kasus Covid-19 Sedang Tinggi, Ini Kata Wakil Wali Kota Bandung

Camat Kunker ke Yogyakarta Saat Kasus Covid-19 Sedang Tinggi, Ini Kata Wakil Wali Kota Bandung

Regional
Per 21 Juni Zona Merah di Jateng Jadi 13 Daerah, Ini Langkah Ganjar

Per 21 Juni Zona Merah di Jateng Jadi 13 Daerah, Ini Langkah Ganjar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X