Majikan yang Paksa ART Makan Kotoran Kucing Langsung Ditahan Usai Diperiksa

Kompas.com - 18/05/2021, 21:16 WIB
Ilustrasi Thinkstock/ChoreographIlustrasi

 

ART dipaksa makan kotoran kucing, majikan jadi tersangka

Seperti diberitakan, dalam kasus penganiayaan terhadap ART itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menetapkan majikan EAS sebagai tersangka.

F ditetapkan sebagai tersangka setelah ART yang bekerja di kawasan Manyar, Kota Surabaya, Jawa Timur tersebut mengalami tindakan kekerasan.

Korban juga tidak diberi upah kerja hingga dipaksa makan kotoran kucing.

ART berinisial EAS (45) ini bahkan dimasukkan ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) oleh sang majikan, dengan alasan memiliki gangguan kejiwaan.

Setelah mendapat tindak kekerasan dan penyiksaan, EAS kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengalami sejumlah luka setelah dipukuli, disetrika, hingga disuguhi makanan yang dicampur kotoran kucing oleh sang majikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Masuk Gudang, 1.000 Vaksin yang Datang ke Madiun Langsung Digunakan untuk Siswa SMA

Tak Masuk Gudang, 1.000 Vaksin yang Datang ke Madiun Langsung Digunakan untuk Siswa SMA

Regional
Cerita Sedih di Balik Semangkuk Soto Gratis di Sorong, Adik Ipar Meninggal karena Covid-19

Cerita Sedih di Balik Semangkuk Soto Gratis di Sorong, Adik Ipar Meninggal karena Covid-19

Regional
Dituduh Tak Becus Gelar Vaksinasi Massal, Ini Klarifikasi Bobby Nasution

Dituduh Tak Becus Gelar Vaksinasi Massal, Ini Klarifikasi Bobby Nasution

Regional
Mahasiswi UMG Ramu Semprotan Aroma Terapi Pelega Napas Saat Kenakan Masker

Mahasiswi UMG Ramu Semprotan Aroma Terapi Pelega Napas Saat Kenakan Masker

Regional
Video Viral Warga Mengarak Pelaku Penganiayaan Menuju Mobil Polisi, Begini Penjelasannya...

Video Viral Warga Mengarak Pelaku Penganiayaan Menuju Mobil Polisi, Begini Penjelasannya...

Regional
Vaksinasi Dosis Kedua Terlambat, Bobby Nasution Minta Masyarakat Tenang

Vaksinasi Dosis Kedua Terlambat, Bobby Nasution Minta Masyarakat Tenang

Regional
Istri Sah Tikam Perempuan Diduga Selingkuhan Suami di Tempat Umum di Makassar, Videonya Viral

Istri Sah Tikam Perempuan Diduga Selingkuhan Suami di Tempat Umum di Makassar, Videonya Viral

Regional
Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Regional
Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Regional
Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Regional
Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Regional
Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Regional
Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Regional
Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X