Komplotan Pencuri Modus Pijat Beraksi di Dalam Angkot, 3 Cincin Korban Raib

Kompas.com - 18/05/2021, 18:20 WIB
Ilustrasi pencuri SHUTTERSTOCKIlustrasi pencuri

MEDAN, KOMPAS.com - Komplotan pencuri dengan modus kusuk (pijat) beraksi di dalam angkutan kota (angkot).

Korbannya seorang perempuan paruh baya berinisial S (58).

Akibat aksi komplotan tersebut, korban kehilangan cicin emasnya.

Personel Polsek Percut Sei Tuan pun akhirnya berhasil meringkus 2 pria dan 1 perempuan serta masih mengejar 1 orang pelaku lainnya. 

Baca juga: Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran, padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Naik ke angkot

Dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa (18/5/2021) siang, Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (11/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, korban yang merupakan warga Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang tersebut naik angkot jurusan Bandar Setia di Jalan Titi Sewa, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Komplotan yang terdiri dari 2 orang pria berinisia BYG (60), warga Desa Saentis, APL (59), warga Griya Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, dan seorang perempuan berinisial ESS (33), warga Desa Patumbak II, Kecamatan Patumbak dan Sineng (DPO) ikut masuk ke dalam angkot tersebut. Di dalam angkot, ESS duduk di sebelah kiri korban. 

Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Insiden Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali, Salah Satunya Berusia 13 Tahun

 

Tawarkan pengobatan alternatif

Di dalam angkot itu, pelaku menawarkan pengobatan alternatif kusuk atau pemijatan.

Korban bersedia dan meminta diobati. "Saat itu pelaku meminta korban membuka semua cincinnya untuk disimpan di dalam tasnya yang diletakkan di samping," katanya. 

Pada saat Sineng mengusuk kedua tangan korban, ESS menggeser badannya ke depan sehingga BYG mengambil cincin korban tanpa sepengetahuan korban.

Tak menunggu lama setelah berhasil mencuri cincin korban, satu persatu pelaku turun dari angkot. 

Tak lama kemudian setelah para pelaku turun dari angkot, korban tersadar cincinnya telah raib.

Baca juga: Tenggelam dan Hilang Sehari, Pelajar SD Ini Ditemukan Selamat Berkat Berpegangan pada Akar Pohon

Korban pun panik dan diketahui oleh penumpang lainnya. Angkot tersebut kemudian berhenti kemudian korban bersama warga menangkap ketiga pelaku yang belum jauh pergi dari lokasi turunnya.  

"Awalnya mereka ngakunya tidak saling kenal. Tapi setelah dicek handphonnya ESS, ada nomor hp BYG, dan sebaliknya," ungkapnya. 

Ketiga pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap Sineng yang membawa kabur 3 cincin milik korban.

Selain menahan ketiga tersangka, pihaknya juga menyita 2 ponsel milik pelaku. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Mayat Wanita Terbungkus Karpet Ternyata Dibunuh Sopir dan Kernet Truk Pasir yang Baru Dikenal Korban

Regional
Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Puluhan Tahanan Rutan Gresik Ikuti Vaksinasi Covid-19

Regional
Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Khofifah Lelang 18 Kursi Jabatan Pimpinan Tertinggi di Pemprov Jatim, Ini Daftarnya..

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Ridwan Kamil Usulkan Distribusi Vaksin ke Daerah Dikelola Pemerintah Provinsi

Regional
Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Terjerat Korupsi Internet Desa, Eks Kepala Dishub Kominfo Banten Dituntut 3,5 Tahun Penjara

Regional
Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Sultan HB X Sebut Mobilitas Warga Saat Malam Hari Masih Tinggi

Regional
Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Gubernur Babel Kaget, Temukan Fakta Banyak Anggota Satgas Covid -19 Belum Divaksin

Regional
Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Rumah yang Dilelang Pengusaha Pontianak untuk Bantu Penanganan Covid-19 Laku Rp 205 Juta

Regional
Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Walkot Madiun Sebut Stok Vaksin Covid-19 Kurang: Datang Tadi Malam, Langsung Digunakan Hari Ini

Regional
Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Tutup Usia, Almarhum Habib Saggaf Al Jufri Tinggalkan Pesan Ini

Regional
57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

57 Kecamatan di NTT Mengalami Kekeringan Ekstrem

Regional
PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

PPKM Turunkan BOR RSUD Dr Moewardi Solo, dari 600 Tersisa 250 Pasien

Regional
Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Gelar Lomba Inovasi Desa, Bupati Kebumen Siapkan Hadiah 10 Mobil

Regional
7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

7 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala BKD Kota Blitar: Kami Sudah Terapkan WFH 75 Persen...

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Agustus 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X