Kompas.com - 18/05/2021, 17:35 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah perusahaan di Jatim memilih cara mencicil tunjangan hari raya (THR) untuk karyawannya pada Lebaran tahun ini.

Perusahaan beralasan, cara mencicil THR agar karyawan tidak mudik sesuai intruksi pemerintah.

Data yang dihimpun dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim, dari 160 pengaduan yang masuk melalui 55 Posko THR Keagamaan Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jatim, 1,64 persen mengadukan perusahaan yang mencicil THR karyawannya.

"Ada 1,64 persen yang mengadukan perusahaan membayar THR dengan cara mencicil. Alasan perusahaan agar karyawannya tidak mudik," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jatim Himawan Estu Bagijo, saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Bocah Perempuan Ini Dicabuli Saat Shalat, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Menurut Himawan, cara perusahaan mencicil tersebut harus disyukuri.

"Itu merupakan bentuk usaha perusahaan untuk memberi THR karyawannya. Karena kita semua tahu kondisi perekonomian sekarang belum pulih betul akibat pandemi Covid-19," kata Himawan.

Membayar THR dengan cara mencicil adalah salah satu skema yang disepakati antara pihak pekerja dan perusahaan atau bipartit.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada 42 perusahaan di Jatim yang diadukan tidak memberikan THR kepada karyawannya sampai hari H Lebaran.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Polisi yang Salah Tembak di Tarakan Diperiksa Propam

Anggota Polisi yang Salah Tembak di Tarakan Diperiksa Propam

Regional
Buka Kejuaraan Atletik Pelajar, Gubernur NTB Harap Terjaring Bibit Atlet Unggul

Buka Kejuaraan Atletik Pelajar, Gubernur NTB Harap Terjaring Bibit Atlet Unggul

Regional
BMKG: Nelayan, Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Aceh

BMKG: Nelayan, Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Aceh

Regional
Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Regional
Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Regional
Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Regional
Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Regional
Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Regional
Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Regional
Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Regional
3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

Regional
Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Regional
Dituding Teriakkan Nama 'Sambo', Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Dituding Teriakkan Nama "Sambo", Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Regional
Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Regional
Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.