Cerita Abbas Sobirin, Terseret Ombak Pantai Tambakrejo, Berhasil Diselamatkan Nelayan

Kompas.com - 18/05/2021, 17:32 WIB
Pengunjung Pantai Tambakrejo mengerumuni Abbas, warga Kabupaten Mojokerto, yang sempat terseret ombak laut namun berhasil diselamatkan nelayan setempat, Selasa (18/5/2021) Tangkapan Layar Video AmatirPengunjung Pantai Tambakrejo mengerumuni Abbas, warga Kabupaten Mojokerto, yang sempat terseret ombak laut namun berhasil diselamatkan nelayan setempat, Selasa (18/5/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Seorang pria asal Kabupaten Mojokerto bernama Abbas Sobirin terseret ombak Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, saat berwisata bersama keluarga besarnya, Selasa (18/5/2021).

Beruntung para nelayan di sekitar tempat kejadian sigap dan berhasil menyelamatkan pria berusia 46 tahun itu.

Baca juga: Cerita Ibu Senah Digugat Anak Kandungnya, Tak Dikunjungi Saat Lebaran, padahal Jarak Rumah Hanya 2 Meter

Kronologi

Ilustrasi PantaiKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Ilustrasi Pantai

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, Abbas tiba di Pantai Tambakrejo sekitar pukul 10.00 WIB bersama puluhan anggota keluarganya dengan menumpang dua bus dari Mojokerto.

Sebagian besar anggota rombongan dua bus itu pun segera turun ke pantai untuk bermain, termasuk Abbas beserta istri dan anak-anaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baru sekitar 10 menit rombongan keluarga itu menikmati wisata di pantai selatan Blitar itu, tiba-tiba ombak yang cukup besar datang menghantam persis ke arah Abbas dan keluarganya yang sedang bermain air dan pasir pantai.

"Ketika ombak datang, korban posisi duduk di pasir pantai membelakangi laut dengan maksud menjaga anak-anak agar tidak maju lebih jauh ke arah laut," ujar Kapolsek Wonotirto AKP Subondo saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

 

IlustrasiTHINKSTOCK.COM Ilustrasi
Terseret ombak

Ombak yang datang cukup besar sehingga sempat menyeret beberapa orang. Saat itulah Abbas terseret ke arah laut cukup dalam sekitar 4 meter.

Bahkan posisi Abbas sempat tidak terlihat karena terbawa arus air laut.

Beberapa saat kemudian, Abbas terlihat berada sekitar 10 meter dari lokasi awal dia dan keluarganya bermain.

Baca juga: Sosok GTS, Bocah yang Jadi Tersangka Perahu Terbalik Waduk Kedung Ombo, Baru Setahun Kerja, Terima Upah Rp 100.000 Sehari

Diselamatkan nelayan

Ilustrasi NelayanKOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Ilustrasi Nelayan

Teriakan banyak orang membuat para nelayan yang ada di sekitar kejadian tanggap.

Salah satu dari mereka, Sugianto, melompat ke arah Abbas tenggelam dengan membawa pelampung jenis "ring boy".

"Sugianto berhasil menyelamatkan korban agar tidak tenggelam. Kemudian warga yang lain segera menyusul menggunakan perahu untuk mengevakuasi korban," ujarnya.

Subondo mengatakan, Abbas dilarikan ke Puskesmas setempat setelah air laut yang masuk ke tubuhnya berhasil dikeluarkan.

Menurutnya, hasil pemeriksaan medis di Puskesmas menunjukkan Abbas dalam kondisi stabil.

"Korban dapat pulang ke Mojokerto bersama rombongan," ujarnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

Regional
Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Regional
Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Regional
Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Regional
5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Regional
Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Regional
Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Regional
Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Regional
Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

Regional
Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Regional
Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Regional
Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.