Sanksi bagi ASN di Karawang yang Kedapatan Mudik dan Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Kompas.com - 17/05/2021, 19:22 WIB
Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Disdikpora Karawang, Senin (17/5/2021). KOMPAS.COM/FARIDAWakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Disdikpora Karawang, Senin (17/5/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Karawang akan memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan mudik dan bolos kerja usai libur Lebaran.

Sanksi tersebut yakni pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 25 persen.

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengungkapkan, pemotongan TPP berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 84 tahun 2020.

"Kalau mereka tidak hadir TPP-nya akan dipotong," ujar Aep saat melakukan sidak di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Senin (17/5/2021).

Baca juga: Sanksi Menanti ASN Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja Usai Libur Lebaran

Selain pemotongan TPP, ASN yang mangkir juga bisa diberi teguran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aep menyebut ASN yang mendapat teguran sama halnya mendapat rapor merah.

Pemotongan tersebut, kata Aep, merupakan konsekuensi atas kepadatan mudik dan ketidakhadiran pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran.

Apalagi, lanjutnya, sejak awal sudah diberitahukan ASN dilarang mudik.

Di Disdikpora Karawang tingkat kehadiran ASN hanya 19 persen. Sejumlah ASN beralasan sakit.

"Kita ada Sistem Informasi Absensi Pegawai (SIAP). Enggak bisa kita diboongin. Kalau hari ini enggak hadir bilangnya sakit, tapi ternyata di SIAP-nya enggak ada, ya tetap (disanksi)," ungkap Aep.

Baca juga: Ada ASN Karawang Mudik ke Irlandia, Maroko hingga Afrika, Ini Penjelasan BKPSDM

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang Asep Aang Rahmatullah menuturkan, sanksi teguran sesuai PP Nomor PP 53 tahun 2010.

Namun. lanjutnya, bisa juga dikenakan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sesuai Perbup Nomor 84 tahun 2020.

Pada hari pertama masuk kerja, Senin (17/5/2021), sebanyak 88,49 persen dari sekitar 10.500 ASN telah mengisi absen masuk kerja. Absen dilakukan dua kali sekali, yakni pukul 11.30 WIB dan 17.30 WIB.

"Absensi terendah 19 persen dari 2.588 ASN di Dinas Pendidikan (Disdikpora). Ini menjdi perhatian kami. Kami pun akan melakukan inspeksi," ujar Aang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X