Setelah Temuan Strain Virus Corona B117, Ini yang Dilakukan Satgas Covid-19 Jatim

Kompas.com - 17/05/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. FreepikIlustrasi virus corona, Covid-19.

SURABAYA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satgas Kuratif Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril Al Farabi menyebutkan, setelah ditemukannya strain virus B117 yang dibawa oleh warga Mojokerto kini pihaknya tengah melakukan sequencing pada 59 spesimen dari pekerja migran.

Berdasarkan data yang dikantongi olehnya tercatat sebanyak 59 spesimen yang dilakukan sequencing oleh pihak satgas Kuratif Covid-19 Jatim.

"Data itu per tanggal 15 Mei, sequencing dilakukan untuk mendeteksi suatu mutasi genetik dari virus itu, maka harus diurutkan strain UK 117 jenis varian baru," ucap Jibril, saat dikonfirmasi, Senin (17/5/2021).

Jibril mengaku, cara sequencing menjadi salah satu cara tepat untuk mendeteksi adanya penularan strain B117 di Jawa Timur.

Baca juga: Juli Sekolah Tatap Muka, Baru 38 Persen Guru di Jatim yang Divaksin 2 Kali

Sebab, puluhan ribu migran yang tiba di Jatim harus dan wajib menjalani tes dan karantina.

"Memang di Jatim yang baru diktehaui strain B117 warga Mojokerto, tapi sejauh ini sudah sembuh saat itu langsung melakukan gerak cepat dari pihak Dinkes setempat," sebut dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari jumlah 59 spesimen itu, terinci 48 dari RS Lapangan Indrapura, 4 RSUD Soetomo, 5 Labsekda Surabaya, dan 2 Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya.

"Sejauh ini jenis varian baru yang terdeteksi baru B.117 ini, yang lain masih belum. Seperti dari Balitbangkes pusat, belum kami pegang. Mungkin langsung ke Dinkes Jatim. Karena di sana yang mengajukan," beber dia.

Baca juga: Aksi Bela Palestina di Depan Gedung DPRD Jatim, Ini Harapan untuk Pemerintah

Memang sampel dari pekerja migran, lanjut Jibril, sangat banyak karena dari luar Indonesia dan sangat khawatir ada yang seperti di Mojokerto.

Selain itu, Jibril juga menyampaikan bahwa sampai detik ini sudah ada 78 pekerja migran yang positif Covid-19.

"Sekarang ada 78 orang TKI yang positif dan sedang menjalankan perawatan di RS Lapangan Indrapura, serta 565 orang yang sedang dikarantina RS Asrama Haji," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Regional
Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Regional
Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Regional
Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Regional
Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Regional
Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Regional
4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

Regional
Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Regional
Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

Regional
Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Regional
Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Regional
6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X