Ini Pengakuan Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan ke Anyer: Saya Diteriaki

Kompas.com - 17/05/2021, 13:11 WIB
Wanita memarahi petugas di pos penyekatan simpang JLS, Ciwandan, Kota Cilegon. Wanita itu kesal karena kendaraannya diputarbalik dan tak terima ditegur tidak mengenakan masker Tangkap layarWanita memarahi petugas di pos penyekatan simpang JLS, Ciwandan, Kota Cilegon. Wanita itu kesal karena kendaraannya diputarbalik dan tak terima ditegur tidak mengenakan masker

CILEGON, KOMPAS.com - Sebuah video tentang seorang wanita yang memarahi petugas karena tidak terima diminta putar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, viral di media sosial.

Setelah video itu viral, wanita dengan inisial UR yang merupakan warga Pandeglang, Banten, itu menceritakan kejadiannya melalui akun Instagram pribadinya.

Baca juga: Wanita yang Marahi Petugas di Penyekatan ke Anyer Diamankan, Mengaku Menyesal dan Minta Maaf

Dia mengaku marah karena tak terima dikatakan kasar oleh petugas saat diminta putar balik.

"Uty enggak tau apa-apa bisa kaya gitu, Uty kaget seorang aparat ngomongnya kok kasar, itu yang Uty sedihin. Jujur nih demi Allah, Uty mau puter balik tapi diteriaki," kata dia melalui siaran langsung di akun Instagram-nya.

Baca juga: Kronologi Wanita Mengamuk dan Marahi Petugas karena Tak Bisa ke Anyer, Sempat Pukul Mobil

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Arief Nazaruddin Yusuf memastikan tidak ada kata-kata kasar yang keluar dari petugas, baik Dishub, petugas kesehatan, maupun kepolisian, saat meminta kendaraan yang bersangkutan diputar balik.

"Tidak ada kata-kata kasar dari petugas," kata Arief di kantornya, Senin (17/5/2021).

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Heryono mengatakan, pengendara yang videonya viral itu memarahi petugas dan mengaku bertujuan ke arah Anyer untuk melayat.

Baca juga: Identitasnya Diketahui, Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan ke Pantai Anyer Terancam Pidana

Namun, karena tidak bisa memperlihatkan bukti, petugas pun meminta kendaraan itu untuk kembali.

"Ngakunya mau layat orang meninggal, tapi tidak bisa memberikan penjelasan. Diputar balik marah-marah," kata Sigit saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Wanita yang Marahi Petugas di Pos Penyekatan Mengaku ke Anyer Mau Melayat Neneknya, Tapi..

Sebelumnya, video seorang wanita memarahi petugas viral di media sosial karena tidak terima kendaraannya diputarbalikkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ridwan Kamil Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar | Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ridwan Kamil Ungkap Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar | Wali Kota Salatiga Positif Covid-19

Regional
Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Regional
Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Regional
Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Regional
Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Regional
Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Regional
Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Regional
Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun di Gunungkidul, Berawal dari Pecah Ban hingga 1 Orang Tewas

Kronologi Tabrakan Beruntun di Gunungkidul, Berawal dari Pecah Ban hingga 1 Orang Tewas

Regional
Tangkap dan Simpan Kukang di Rumah, Warga Riau Ditangkap Polisi

Tangkap dan Simpan Kukang di Rumah, Warga Riau Ditangkap Polisi

Regional
2 Restoran Disegel karena Langgar Prokes, Satpol PP: Kami Tak Segan Menindak Tegas

2 Restoran Disegel karena Langgar Prokes, Satpol PP: Kami Tak Segan Menindak Tegas

Regional
Hibur Pasien Covid-19, Kapolres dan Ketua DPRD Tegal Bernyanyi di Halaman Gedung Isolasi

Hibur Pasien Covid-19, Kapolres dan Ketua DPRD Tegal Bernyanyi di Halaman Gedung Isolasi

Regional
Picu Kerumunan, Holywings dan Bowery Semarang Disegel

Picu Kerumunan, Holywings dan Bowery Semarang Disegel

Regional
Pajero Pecah Ban Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Orang Tewas

Pajero Pecah Ban Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X