Kronologi Pasutri di Muba Disekap Perampok, Perkosa Istri Korban, Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 17/05/2021, 06:58 WIB
Polres Musi Banyuasin melakukan gelar perkara aksi perampokan disertai pemerkosaan yang menimpa pasangan suami istri inisial GS dan AS, Minggu (16/5/2021). HANDOUTPolres Musi Banyuasin melakukan gelar perkara aksi perampokan disertai pemerkosaan yang menimpa pasangan suami istri inisial GS dan AS, Minggu (16/5/2021).

KOMPAS.com - Pasangan suami istri di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, berinisial GS dan AS, warga Kecamatan Babat Supat, menjadi korban perampokan, Selasa (11/5/2021), sekitar pukul 02.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Muba AKP Ali Rojikin mengatakan, kejadian berawal saat pelaku berinisial AR (41), masuk ke rumah korban dengan cara memanjat jendela rumah korban dengan menggunakan tangga.

Saat itu, kedua korban tengah tertidur pulas. Kemudian pelaku membangunkan mereka sambil menodongkan senjata tajam ke arah pasutri tersebut.

Baca juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi: Kampung Ini Sudah Tidak Bisa Disentuh, Banyak Oknum yang Membekingi Mereka

Setelah itu, lanjut Ali, pelaku mengikat kedua korban dengan menggunakan handuk.

"Pelaku meminta kedua korban untuk diam sembari ditodong pisau. Kemudian kedua korban ini tangan dan kakinya diikat dengan handuk," kata Ali saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu, (16/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Perkosa istri korban

Ilustrasi pelecehan seksual  Ilustrasi pelecehan seksual

Masih kata Ali, setelah mengikat korban, pelaku lantas memerkosa AS. Perbuatan itu dilakukan AR saat suami AS dalam posisi terikat.

Tak hanya itu, usai memerkosa korban, pelaku juga meminta ponsel miliknya, setelah itu langsung kabur.

"Korban diperkosa pelaku satu kali, setelah itu ia meminta korban memberikan satu unit handphone miliknya," ujarnya.

Baca juga: Jambak dan Tendang Perawat hingga Terjatuh, Pelaku: Infus Anak Saya Dilepas dan Menangis, Saya Tidak Terima

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Kronologi Santri Tewas Dikeroyok 4 Rekannya, Berawal Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Regional
RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

RSHS Bandung Siapkan 1.000 Vaksin Tiap Hari, Begini Cara Daftarnya

Regional
Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Sopir Bus Tewaskan 6 Orang di Banyumas Jadi Tersangka, Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Kamar untuk Pasien Covid-19 di Semua RS di Kendal Penuh

Kamar untuk Pasien Covid-19 di Semua RS di Kendal Penuh

Regional
Data Terkini Keterisian RS Covid-19 di Bandung, 7 Sudah 100 Persen

Data Terkini Keterisian RS Covid-19 di Bandung, 7 Sudah 100 Persen

Regional
Warga yang Buat SIM di Polresta Mataram Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Warga yang Buat SIM di Polresta Mataram Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Regional
Dengar Orkestra Sound of Borobudur, Sandiaga Uno Merinding...

Dengar Orkestra Sound of Borobudur, Sandiaga Uno Merinding...

Regional
Rumah Sakit Penuh, Kontrakan hingga Hotel Disulap Jadi Tempat Isolasi

Rumah Sakit Penuh, Kontrakan hingga Hotel Disulap Jadi Tempat Isolasi

Regional
Menggali Jejak Persaudaraan Lintas Bangsa melalui Musik di Candi Borobudur

Menggali Jejak Persaudaraan Lintas Bangsa melalui Musik di Candi Borobudur

Regional
Positif Covid-19, Bupati Lebak: Saya Tidak Tahu Terpapar di Mana

Positif Covid-19, Bupati Lebak: Saya Tidak Tahu Terpapar di Mana

Regional
Mengaku Curi Uang Rp 100.000, Seorang Santri di Ponorogo Tewas Dikeroyok 4 Rekannya

Mengaku Curi Uang Rp 100.000, Seorang Santri di Ponorogo Tewas Dikeroyok 4 Rekannya

Regional
OTK Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Tewas Termasuk Kepala Suku

OTK Serang Pekerja Bangunan di Yahukimo, 5 Tewas Termasuk Kepala Suku

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Juni 2021

Regional
Uang Nasabah Rp 3,2 Miliar Ditilap Seorang Manajer Bank di Pekanbaru

Uang Nasabah Rp 3,2 Miliar Ditilap Seorang Manajer Bank di Pekanbaru

Regional
Fakta Wanita Hamil Dibunuh dan Dikubur di Halaman Rumah, Pelaku Suaminya Sendiri

Fakta Wanita Hamil Dibunuh dan Dikubur di Halaman Rumah, Pelaku Suaminya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X