Operasi Ketupat Berakhir 17 Mei, Pengamanan Arus Balik Pemudik Tetap Dilakukan hingga 24 Mei

Kompas.com - 17/05/2021, 06:09 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono didampingi Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi menempelkan stiker pada mobil pemudik yang telah mengikuti rapid test antigen di Rest Area Kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Jakarta, Minggu (16/5/2021). KOMPAS.COM/FARIDAKakorlantas Polri Irjen Pol Istiono didampingi Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi menempelkan stiker pada mobil pemudik yang telah mengikuti rapid test antigen di Rest Area Kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Jakarta, Minggu (16/5/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Pengamanan arus balik mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah akan dilakukan hingga 24 Mei 2021 pukul 24.00 WIB meskipun Operasi Ketupat Lodaya berakhir pada 17 Mei 2021 pukul 24.00 WIB.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi mengungkapkan, Operasi Ketupat Lodaya berakhir pada 17 Mei 2021 pukul 24.00 WIB.

Kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) sampai 24 Mei 2021 pukul 24.00 WIB.

Baca juga: Kakorlantas: Puncak Arus Balik Libur Lebaran Akhir Pekan, 1,5 Juta Pemudik Kembali

Pada masa itu, petugas akan tetap siaga di pos-pos penyekatan untuk melakukan pengamanan mudik. Termasuk pelaksaan rapid test antigen secara random.

"Kita skemanya pengetatan, nanti kita situasional pada 18-24 Mei 2021," ungkap Eddy saat meninjau pelaksanaan tes antigen secara acak di Rest Area Kilometer 62 tol Jakarta-Cikampek arah menuju Jakarta, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Penolakan Pemudik yang Balik Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wali Kota Tangsel: Ikuti Kehendak Warga

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya, kata Eddy, akan terus siaga melakukan pengamanan warga yang kembali ke tujuan setelah mudik. Hal ini sesuai arahan dari Kapolri melalui Kakorlantas Polri.

Hingga saat ini, ia memprediksi arus balik mudik baru sekitar 30 persen, belum mencapai angka 40 persen. Pihaknya pun akan terus melakukan monitoring kegiatan masyarakat yang melakukan mudik.

"Kita masih monitoring kegiatan masyarakat untuk kembali ke daerah tujuan awal," ungkap Eddy.

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir Besok, Ingat Lagi Aturan Pengetatan Perjalanan 18-24 Mei 2021



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Sebulan Suami Merantau, Istri Tepergok Berhubungan Badan dengan Seorang Pemuda

Baru Sebulan Suami Merantau, Istri Tepergok Berhubungan Badan dengan Seorang Pemuda

Regional
Dalam Sepekan, 5 Truk Tebu Terguling di “Jalur Neraka” Perbukitan Blitar, Ini Penyebabnya

Dalam Sepekan, 5 Truk Tebu Terguling di “Jalur Neraka” Perbukitan Blitar, Ini Penyebabnya

Regional
IDI Siap Bantu Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah, Termasuk Kudus

IDI Siap Bantu Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah, Termasuk Kudus

Regional
Pabrik Pil Trihexyphenidyl di Perumahan Kota Tasikmalaya Produksi 200.000 Butir dalam 4 Hari

Pabrik Pil Trihexyphenidyl di Perumahan Kota Tasikmalaya Produksi 200.000 Butir dalam 4 Hari

Regional
Detik-detik 2 Atlet Sepak Bola Tewas Tersambar Petir Saat Latihan

Detik-detik 2 Atlet Sepak Bola Tewas Tersambar Petir Saat Latihan

Regional
Kantor Polisi Ini Hanya Melayani Pembuatan SIM dan SKCK Pemohon yang Sudah Divaksin

Kantor Polisi Ini Hanya Melayani Pembuatan SIM dan SKCK Pemohon yang Sudah Divaksin

Regional
Viral, Video Penolakan Pemakaman Mantan Danramil yang Positif Covid-19 di Gunungkidul, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penolakan Pemakaman Mantan Danramil yang Positif Covid-19 di Gunungkidul, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kabupaten Semarang Zona Merah, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Masih Ditutup

Kabupaten Semarang Zona Merah, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Masih Ditutup

Regional
Minta Kepala Daerah Jujur soal Kondisi Covid-19, Puan: Jangan Sudah Terlambat Baru Lapor Pemerintah Pusat

Minta Kepala Daerah Jujur soal Kondisi Covid-19, Puan: Jangan Sudah Terlambat Baru Lapor Pemerintah Pusat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 12 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 12 Juni 2021

Regional
Marah pada Kepala Desa, Warga Segel Bangunan Baru untuk Pasien Covid-19

Marah pada Kepala Desa, Warga Segel Bangunan Baru untuk Pasien Covid-19

Regional
Video Viral 2 Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Polisi Turun Tangan

Video Viral 2 Siswi SMP Berkelahi di Lapangan, Polisi Turun Tangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Juni 2021

Regional
Akan Dibuka Juli, Bagaimana Alur Kedatangan Wisatawan Mancanegara Saat Masuk Bali?

Akan Dibuka Juli, Bagaimana Alur Kedatangan Wisatawan Mancanegara Saat Masuk Bali?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X