Tak Bisa Mudik, Ribuan Diaspora di Jerman hingga AS Berbagi Kerinduan Secara Online

Kompas.com - 16/05/2021, 19:35 WIB
Ribuan perantau atau diaspora asal Banyuwangi di seluruh dunia mengikuti “mudik online” yang digelar Pemkab Banyuwangi, Minggu (16/5/2021). Pemkab BanyuwangiRibuan perantau atau diaspora asal Banyuwangi di seluruh dunia mengikuti “mudik online” yang digelar Pemkab Banyuwangi, Minggu (16/5/2021).

 

Hal senada juga disampaikan oleh Eva Nusrifah yang telah 20 tahun tinggal di Amerika Serikat. Salah satu pekerja di perusahaan farmasi di negeri Paman Sam itu biasanya pulang ke kampungnya di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, setiap tahun.

"Untuk tahun ini saya tak bisa pulang," kata Eva.

Tak hanya soal kerinduan kampung halaman. Mudik online juga mengungkapkan kisah sukses para perantau asal Banyuwangi.

Seperti yang diungkapkan oleh Dino, pengusaha biro travel di Tokyo, Jepang. Sebagai ketua Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Jepang, ia menyebutkan banyak imigran dari Banyuwangi yang sukses membuka usaha, terutama di sektor kuliner.

"Jadi kalau ke Jepang, jangan khawatir rindu masakan Banyuwangi. Di sini, sudah ada teman-teman Banyuwangi yang membuka restoran dan siap menyajikan nasi tempong," kata Dino.

Baca juga: 3 Anggota KKB Pimpinan Lekagak Telenggen Menyerahkan Diri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para perantau itu juga mengharapkan Banyuwangi terus berpacu dengan berbagai kemajuan dan prestasi. Seperti yang diungkapkan oleh Zidane, seorang mahasiswa dari Banyuwangi yang kini menuntut ilmu di Lebanon.

"Sedikit banyak nama Banyuwangi mulai terdengar di sini. Setidaknya bagi sesama perantau dari Indonesia. Kami mengharapkan, agar prestasi Banyuwangi terus ditingkatkan sehingga nama harumnya terus tersebar ke seantero dunia," harapnya.

Harapan tersebut juga dilontarkan oleh para perantau lainnya, baik yang berada di Korea Selatan, Arab Saudi, Malaysia, Hongkong dan sejumlah negara lainnya. Juga Ikawangi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Apa yang dilakukan pemkab ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua Kajian Pusat Migrasi Migrant Care Anis Hidayah.

"Setidaknya hari ini kita bisa merasakan suasana Banyuwangi, meski tidak harus pulang ke sana. Seneng banget ada banyak pekerja migran dan purna migran yang juga dihadirkan, termasuk pegiat desa buruh migran. Terima kasih atas inisiatif acara ini. Menarik," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh secara Sadis

Regional
Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah Rp 20,2 Miliar, 5 Tersangka Segera Disidang

Regional
Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Beri Tabungan Pendidikan ke Ghifari, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Stok Vaksin Nyaris Habis, 10 Layanan Vaksinasi di Kota Semarang Dihentikan

Regional
Diduga Unggah Ujaran Kebencian terhadap Gubernur Maluku, Pemilik Akun Facebook Ini Dipolisikan

Diduga Unggah Ujaran Kebencian terhadap Gubernur Maluku, Pemilik Akun Facebook Ini Dipolisikan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 Juli 2021

Regional
Mulai Agustus, Jembatan Cirahong Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

Mulai Agustus, Jembatan Cirahong Kembali Dibuka untuk Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua

Regional
Akhirnya Lulus Seleksi Bintara Setelah Namanya Sempat Hilang, Rafael: Saya Cinta Polri

Akhirnya Lulus Seleksi Bintara Setelah Namanya Sempat Hilang, Rafael: Saya Cinta Polri

Regional
Ada Pasien Covid-19 Meninggal saat Isoman, Dinkes Banyuwangi: Sekitar 3 Persen dari Total Kematian

Ada Pasien Covid-19 Meninggal saat Isoman, Dinkes Banyuwangi: Sekitar 3 Persen dari Total Kematian

Regional
'Isoman Iso' Jejaring Kemanusiaan untuk Bantu Warga Isoman di Magelang

"Isoman Iso" Jejaring Kemanusiaan untuk Bantu Warga Isoman di Magelang

Regional
Kota Gorontalo Terapkan PPKM Level 4, Rumah Sakit Nyaris Penuh

Kota Gorontalo Terapkan PPKM Level 4, Rumah Sakit Nyaris Penuh

Regional
Berpisah, Dasbernawi Peluk Erat Siamang yang Dirawatnya Selama 6 Tahun: Umang Jadi Bagian Keluarga Saya

Berpisah, Dasbernawi Peluk Erat Siamang yang Dirawatnya Selama 6 Tahun: Umang Jadi Bagian Keluarga Saya

Regional
Waspada Aksi Calo Plasma Konvalesen di Medsos, Ini Modusnya

Waspada Aksi Calo Plasma Konvalesen di Medsos, Ini Modusnya

Regional
Dugaan Pungli, Pria Ini Dimintai Uang Rp 2,5 Juta untuk Makamkan Ibunya yang Meninggal karena Covid-19

Dugaan Pungli, Pria Ini Dimintai Uang Rp 2,5 Juta untuk Makamkan Ibunya yang Meninggal karena Covid-19

Regional
Insentif Oktober 2020 Akhirnya Cair, Nakes di Banyuwangi: Ini Seperti Vitamin Penyemangat Kerja

Insentif Oktober 2020 Akhirnya Cair, Nakes di Banyuwangi: Ini Seperti Vitamin Penyemangat Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X